Semangat tersebut juga tercermin dalam program Tabligh Akbar Penyejuk Hati. Acara ini dipandu langsung oleh Irfan Hakim dan disiarkan secara live di rcti dari Masjid Agung Baitul Faidzin di Bogor.
Dalam program ini, Irfan Hakim mengajak para jamaah yang hadir di masjid maupun pemirsa di rumah untuk merasakan suasana dakwah Ramadan yang hangat. Melalui tausiyah, lantunan salawat, serta kisah kehidupan yang penuh makna, acara ini diharapkan dapat menghadirkan ketenangan di tengah kesibukan masyarakat.
Bagi Irfan Hakim, Ramadan merupakan waktu yang sangat tepat untuk memperbaiki diri dan menata hati. Ia pun mengajak masyarakat untuk mengisi bulan suci ini dengan berbagai kegiatan positif.
"Ramadhan adalah waktu terbaik untuk menenangkan hati dan kembali mendekat kepada Allah. Yuk isi hari-hari kita dengan hal-hal positif, memperbanyak ibadah, dan memperbaiki diri agar hidup semakin penuh berkah," tulis Irfan Hakim.
Selama acara berlangsung, Irfan Hakim juga beberapa kali berinteraksi langsung dengan jamaah yang hadir. Momen tersebut menghadirkan suasana yang lebih akrab dan membuat dakwah terasa dekat dengan kehidupan sehari hari.
Program Tabligh Akbar Penyejuk Hati juga menghadirkan sejumlah penceramah yang dikenal dengan gaya dakwah yang inspiratif. Di antaranya adalah Ustaz AA Hilman Fauzi, Babeh Munawir Ngacir, Alhabib Abdallah bin Ja’far Assegaf, dan Alhabib Ghasim bin Ja’far Assegaf.
Para penceramah menyampaikan tausiyah dengan tema yang relevan dengan kehidupan masyarakat. Melalui ceramah yang penuh hikmah, jamaah diajak untuk merenungi perjalanan hidup, memperbaiki diri, serta memperkuat iman selama menjalani bulan Ramadan.
Suasana religius dalam acara ini juga semakin terasa melalui lantunan sholawat dari Hadroh Nurul Mustofa. Penampilan mereka menghadirkan nuansa syahdu melalui lagu lagu religi yang menenangkan hati sekaligus memperkuat suasana ibadah.
Tidak hanya menghadirkan tausiyah, program ini juga memiliki segmen Curhat Jamaah. Dalam segmen tersebut, para jamaah diberi kesempatan untuk berbagi kisah dan persoalan hidup yang mereka alami.
Melalui dialog yang berlangsung hangat dan penuh empati, para penceramah kemudian memberikan nasihat serta pandangan berdasarkan ajaran Islam. Segmen ini menjadi salah satu bagian yang menyentuh karena menghadirkan cerita nyata dari masyarakat.
"Semoga Tabligh Akbar Penyejuk Hati menjadi ruang refleksi spiritual sekaligus mengingatkan bahwa Ramadan adalah waktu terbaik untuk menenangkan hati dan memperkuat hubungan dengan Tuhan serta sesama," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News