Gading Marten dan Medina Dina di Barcelona (Foto: Instagram/gadiiing)
Gading Marten dan Medina Dina di Barcelona (Foto: Instagram/gadiiing)

Gading Marten Terjebak di Paris Imbas Perang AS-Israel vs Iran: Belum Bisa Pulang

Rafi Alvirtyantoro • 03 Maret 2026 12:36
Ringkasnya gini..
  • Kabar Gading Marten terjebak di Paris akibat eskalasi perang AS-Israel lawan Iran.
  • Gading Marten mencari rute penerbangan alternatif untuk pulang ke Indonesia.
  • Update kondisi Gading Marten di tengah konflik Timur Tengah yang meluas ke Teluk.
Jakarta: Aktor Gading Marten belum bisa kembali ke Indonesia imbas pecahnya perang antara pasukan gabungan AS-Israel dengan Iran.
 
Melalui unggahan Instagram Story di akun @gadiiing, ayah Gempita Nora Marten ini membagikan bukti kepedulian para sahabat saat dirinya masih tertahan di Paris, Prancis.
 
“Emang ya, cuma di text ‘ding r u okay? gimana pulangnya..’ seneng dan terharu punya temen temen kaya gitu..” tulis Gading Marten dalam keterangan unggahannya yang dikutip pada Selasa, 3 Maret 2026.  

Mencari Rute Alternatif untuk Pulang

Menjawab kekhawatiran teman-temannya, Gading mengonfirmasi bahwa ia belum bisa menempuh perjalanan pulang secara langsung. Aktor yang tengah berlibur bersama Medina ini harus mencari rute penerbangan alternatif melalui kota lain.

“Well memang belom bisa pulang.. jadi mencari jalan lain dari kota lain dan pesawat lain untuk pulang,” tulis Gading.
 
Ia pun menyampaikan apresiasi bagi rekan-rekan yang menanyakan kabarnya selama di luar negeri. Gading berharap kondisi segera kondusif agar dapat segera mendarat di Jakarta.
 
“Makasi ya guys. doakan aman-aman aja dan kembali ke jakarta soon. u know who u are,” tulis Gading. Ia juga menambahkan pesan, “buat teman-teman yang senasib lagi traveling stay safe ya.”
 
Gading Marten Terjebak di Paris Imbas Perang AS-Israel vs Iran: Belum Bisa Pulang
(Curahan hati Gading Marten yang terjebak di Paris, Dok. Instagram/gadiiing)
 

   

Menikmati Kuliner Indonesia di Paris

Meski kepulangannya tertunda, Gading tetap bisa mengobati kerinduan pada tanah air dengan menyantap makanan khas Indonesia. Mulai dari ayam bakar hingga bakwan jagung, suasana tersebut membuatnya merasa seperti sedang berada di rumah sendiri.
 
“Ini dia ada ayam bakar, bakwan jagung, mendoan dan soto tangkar. Selamat makan. Banyak teman-teman mahasiswi Indonesia juga, semangat dan aku berasa di rumah,” pungkas Gading Marten.

Eskalasi Konflik AS-Israel dan Iran

Sebagai informasi, perang pasukan gabungan Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran dilaporkan pecah pada Sabtu, 28 Februari 2026. Operasi militer tersebut dimulai dengan serangan udara gabungan ke lima kota besar di Iran, termasuk Teheran, Isfahan, dan Tabriz, yang menargetkan fasilitas nuklir serta instalasi militer.
 
Konflik ini menelan banyak korban jiwa, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas dalam serangan di Teheran pada Minggu, 1 Maret 2026.
 
Iran melakukan aksi balasan dengan meluncurkan ratusan rudal balistik dan drone ke wilayah Israel serta pangkalan militer AS di Bahrain dan Qatar. Perang kini meluas ke negara-negara Teluk, dengan adanya laporan serangan drone Iran yang menghantam kawasan industri di Sharjah, Uni Emirat Arab.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA