Hal tersebut diungkap oleh penyanyi Dewi Gita yang datang melayat ke rumah duka bersama suaminya, vokalis band Armand Maulana, pada Sabtu (7/3) malam.
Menurut Dewi, keluarga besar Vidi menunjukkan ketabahan saat menerima para pelayat yang datang memberikan penghormatan terakhir.
“Alhamdulillah sih keluarga tadi semuanya tegar, ikhlas, terlihat tadi,” ujar Dewi Gita di rumah duka di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Armand Maulana juga menyampaikan kekagumannya terhadap ketegaran keluarga Vidi, termasuk istri sang penyanyi, Sheila Dara Aisha. Ia menilai Sheila menunjukkan kekuatan luar biasa dalam menghadapi kehilangan tersebut.
“Kondisi Sheila Dara hebatlah ya. Tidak semua suami istri... seorang istri ditempatkan kepada seorang suami yang tepat. Ya itulah mungkin salah satu yang tepat diberikan sama Allah SWT,” kata Armand.
Armand dan Dewi juga menilai kepergian Vidi terjadi pada momen yang istimewa. Vidi meninggal dunia pada Sabtu (7/3) sore, yang bertepatan dengan malam 17 Ramadan, sebuah momen yang diyakini berkaitan dengan peristiwa penting dalam Islam, yakni Nuzulul Quran.
“Ya mungkin ini juga momen yang sangat istimewa buat Vidi,” ujar Armand.
Di balik kesedihan tersebut, Dewi Gita juga mengenang kedekatannya dengan Vidi selama bertahun-tahun bekerja bersama. Ia menyebut hubungan mereka terjalin melalui berbagai proyek, mulai dari drama musikal, program televisi, hingga kolaborasi di atas panggung.
Salah satu kenangan yang paling membekas bagi Dewi adalah panggilan khas yang hanya diberikan Vidi kepadanya.
“Di angkatannya Vidi, kalau angkatan saya semua panggil saya ‘Nyai’. Tapi kalau di umur Vidi itu rata-rata ‘Teteh’. Cuma Vidi doang… dari jauh ‘Nyai!’ gitu teriak,” kenang Dewi.
Meski merasa sangat kehilangan, Dewi berusaha menerima kepergian sahabatnya itu dengan lapang dada. Ia memahami bahwa selama ini Vidi telah berjuang melawan penyakitnya dalam waktu yang cukup lama.
“Ya karena tahu Vidi selama itu dia menanggung sakitnya… kita sama sahabat mengikhlaskan,” ujar Dewi dengan suara lirih.
Sementara itu, Armand Maulana juga mengenang sosok Vidi sebagai musisi yang tidak hanya aktif berkarya, tetapi juga peduli pada perkembangan industri musik Indonesia. Ia menyebut Vidi terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi yang bertujuan memperjuangkan kesejahteraan para pelaku musik.
Vidi Aldiano meninggal dunia pada usia 35 tahun dan rencananya dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Minggu (8/3). Kepergiannya meninggalkan jejak panjang di industri musik Indonesia serta kenangan mendalam bagi para sahabat dan penggemarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News