Potret Selebgram Keanu hingga Awkarin umrah pada tahun 2024 (Foto: Instagram/keanuagl)
Potret Selebgram Keanu hingga Awkarin umrah pada tahun 2024 (Foto: Instagram/keanuagl)

Polisi Periksa 5 Influencer Terkait Kasus Hanania Group Hari Ini, Termasuk Paula Verhoeven

Agustinus Shindu Alpito • 12 Juni 2026 14:10
Ringkasnya gini..
  • Polda Metro Jaya memeriksa sejumlah influencer terkait kasus Hanania Travel. Mereka didalami soal kerja sama promosi dan fasilitas umrah gratis.
  • Keanu Angelo, Thariq Halilintar, Aaliyah Massaid, dan Anwar BAB telah diperiksa sebagai saksi dalam penyelidikan dugaan penipuan jemaah umrah Hanania Group.
  • Polisi telah memeriksa 140 saksi dalam kasus Hanania Travel. Sebanyak 337 jemaah diduga menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan dana umrah.
Jakarta: Kasus dugaan penipuan oleh biro perjalanan umrah Hanania Group terus diselidiki kepolisian. Penyidik dari Polda Metro Jaya kini tengah memeriksa sejumlah saksi, terutama kalangan influencer serta artis yang pernah bekerja sama dengan travel tersebut.
 
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo mengungkap bahwa ada sekitar sembilan influencer yang akan hadir hari ini, Jumat, 12 Juni 2026. Lima di antaranya merupakan mengajukan penjadwalan ulang sejak Senin lalu (8/6).
 
Nama-nama yang disebut akan datang memberikan kesaksian adalah Sara Gibson (SG), Dara Arafah (DA), dan Audrey Jesselyn (AJ). 

"Yang akan diperiksa, termasuk yang akan hadir di esok hari, itu berjumlah sembilan orang influencer… Beberapa juga merupakan reschedule dari jadwal hari Senin lalu. Ada saudara RD, saudari CN, kemudian SG yang reschedule dari hari Senin, kemudian DA juga reschedule hari Senin, dan AJ ya," ucap Andaru pada Kamis (11/6).

Keanu Angelo hingga Thariq Halilintar Telah Diperiksa

Para influencer yang telah memenuhi panggilan kepolisian adalah Keanu Angelo (KA) pada Senin (8/6), serta Muhammad Thariq Halilintar (MTA), Aaliyah Massaid (AM), dan Anwar Sanjaya (AS) pada Rabu (10/6). 
 
Penyidik menilai mereka memiliki keterkaitan dengan Hanania Group melalui kerja sama promosi maupun endorsement.
 
"Pada hari Senin, tanggal 8 Juni, kami telah memeriksa saudara KA. Hadir pada pukul 10.00 sampai dengan pukul 16.00 dengan 28 pertanyaan," tuturnya.
 
Khusus terhadap Anwar BAB, Andaru menyebut bahwa ia telah mengembalikan uang saku yang diterimanya dari Hanania Group. 
 
"Dalam prosesnya tersebut, saudara AS ada niatan untuk mengembalikan uang yang diterimanya sebesar Rp30 juta kepada penyidik dan sekarang sudah dilakukan penyitaan oleh penyidik," akuinya.
 
Ada pula sejumlah nama yang tidak hadir tanpa konfirmasi maupun keterangan, salah satunya Karin Novilda (KN) atau Awkarin. Selebgram itu diketahui sudah tinggal di Melbourne, Australia sejak pertengahan September 2025.
 
"Kemudian, ada beberapa juga influencer yang tidak hadir, yaitu saudari KN dan saudara FBI. Tidak hadir kemudian tidak memberikan konfirmasi. Dari penyidik akan menerbitkan panggilan kedua kepada dua orang saksi tersebut," tambah Andaru.
 
Meski demikian, terdapat pula beberapa influencer yang berhalangan hadir sesuai jadwal tapi telah mengajukan penjadwalan ulang pemeriksaan.
 
Andaru mengatakan pada Kamis (11/6), penyidik kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap artis Praz Teguh dan Paula Verhoeven. Mantan istri Baim Wong itu semula dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada Jumat (12/6). Namun, ia meminta agar hari pemeriksaannya dimajukan.
 

Diminta Keterangan Terkait Bentuk Kerja Sama

Dalam pemeriksaan, para influencer dan artis dimintai keterangan terkait kerja sama promosi yang pernah dilakukan dengan Hanania Travel. Mereka mengaku memperoleh fasilitas umrah gratis dari Hanania Group sebagai bagian dari kerja sama promosi
 
"Jadi, kerja sama dalam bentuk Hanania Travel memberikan umrah kepada para influencer. Kemudian, para influencer menghadiri umrah itu secara gratis karena tadi fasilitas tadi ya. Kemudian, para influencer memberikan tanggapan momennya, meng-upload itu ke dalam sosial medianya sebagai exposure," jelasnya.
 

Periksa Sebanyak 140 Orang Saksi

Andaru Rahutomo mengungkap bahwa mereka telah memeriksa sebanyak 140 orang saksi, di antaranya 122 merupakan saksi korban serta 18 lainnya adalah saksi peristiwa. 
 
Kini, penanganan kasus sudah diambil alih oleh Subdirektorat Keamanan Negara (Subdit Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
 
"Dari 122 saksi korban tersebut mewakili daripada 337 pax jemaah. Jadi ada sebanyak 337 pax jemaah yang menjadi korban yang saat ini sudah diambil keterangan oleh penyidik," pungkasnya.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA