Tampil di lokasi cabang Yibin, Sichuan, Dilraba membawakan pertunjukan bertajuk “Pembangun Posisi Hulu Sungai”. Dalam segmen ini, ia bertransformasi menjadi sosok "penjaga ekologi Sungai Yangtze".
Dilraba tampil anggun mengenakan gaun panjang dengan gradasi warna biru berkilau. Detail gaun yang menyerupai sisik ikan menciptakan siluet indah yang membuatnya dijuluki oleh warganet sebagai “Putri Duyung” dan “Peri Lumba-lumba Sungai”. Gerakannya yang halus dan penuh penghayatan memberikan kesan seolah ia sedang berenang di dalam air.
Tata panggung dalam Gala tahun ini dirancang dengan sangat spektakuler. Pertunjukan Dilraba menggabungkan berbagai elemen menarik, contohnya seperti efek tirai air yang memberikan dimensi visual bawah air yang nyata.

(Penampilan Dilraba Dilmurat CCTV Spring Festival Gala 2026. Dok. YouTube CCTV)
Muncul juga penampilan seni perubahan wajah khas opera Sichuan dan latar hutan bambu Yibin yang ikonik. Selain itu, Dilraba menampilkan gerakan berputar di udara hingga adegan menyerupai kawanan ikan yang berenang bersama, melambangkan harmoni antara manusia dan alam.
Salah satu momen yang paling menyentuh adalah ketika ribuan warga di sisi panggung mengangkat cahaya kecil yang membentuk lautan bintang. Momen ini melambangkan harapan sekaligus apresiasi atas satu dekade program perlindungan ekologi Sungai Yangtze di Yibin.
Penampilan Dilraba tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga menjadi kampanye pelestarian ekologi yang efektif melalui karya seni. Pesona visual sang aktris yang dipadukan dengan konsep artistik yang kuat menjadikannya salah satu sorotan utama yang paling banyak diperbincangkan di media sosial selama perayaan Imlek tahun ini.
Melalui dedikasi dan totalitas penampilannya, Dilraba Dilmurat kembali membuktikan statusnya sebagai bintang besar yang mampu menyatukan pesan moral dan estetika di atas panggung megah dunia.
(Fany Wirda Putri)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News