Alih-alih membicarakan pameran busana mewah, sorotan publik tahun ini bergeser pada kontroversi keterlibatan pendiri perusahaan Amazon Jeff Bezos beserta sang istri, Lauren Sánchez Bezos.
Kehadiran pasangan miliarder tersebut sebagai sponsor utama sekaligus ketua kehormatan pun memicu protes, kampanye boikot, serta kegelisahan nyata di industri mode dan hiburan.
Alasan Pemboikotan Met Gala 2026 oleh Publik
Para pengamat menilai bahwa keputusan untuk menempatkan individu super kaya sebagai penyokong dana utama adalah bentuk penyimpangan dari tradisi Met Gala. Sejak dahulu, acara ini selalu mengandalkan sponsor dari rumah mode mewah atau merek global.Kedekatan Bezos dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump setelah masa pemilihan turut memperkeruh situasi. Ia dikabarkan bersikap pragmatis dan optimis terhadap pemerintahan baru yang berencana melonggarkan peraturan bisnis.
Sebagai bentuk penolakan, poster-poster bermunculan di ruang publik Kota New York. Salah satu poster memuat pesan tajam: "The Bezos Met Gala: Brought To You By Worker Exploitation,” yang merujuk pada tuduhan eksploitasi pekerja jaringan logistik Amazon.
Selain eksploitasi pekerja, poster lain juga menyoroti dukungan teknologi perusahaan Bezos untuk operasi penegakan imigrasi AS oleh ICE.
Kampanye boikot Met Gala 2026 ini dipelopori oleh kelompok aktivis Everyone Hates Elon yang rutin memprotes peran kaum miliarder di ranah publik.
Penolakan dari Industri Hiburan dan Mode
Gelombang kritik ini memengaruhi kehadiran tamu papan atas dalam ajang Met Gala 2026, seperti aktris Zendaya dan penyanyi Lady Gaga yang kerap menjadi pusat perhatian setiap tahun. Mereka dipastikan absen tahun ini.Diketahui bahwa Zendaya telah menjalani bulan-bulan yang padat dengan rangkaian promosi dua proyek terbarunya, The Drama dan musim ketiga serial Euphoria. Gaga pun telah absen sejak tahun 2019.
Sementara itu, perwakilan dari aktris Meryl Streep menepis rumor bahwa ketidakhadirannya terkait langsung dengan polemik sponsor.
"Meryl telah diundang ke Met Gala selama bertahun-tahun tetapi tidak pernah hadir. Meskipun dia menghargai majalah Vogue, Anna (Wintour), dan imajinasi serta staminanya yang luar biasa, itu bukanlah acaranya,” ungkap perwakilan Streep.
Kendati demikian, banyak desainer dan anggota elit sosial yang memilih mundur karena merasa tidak nyaman dengan afiliasi politik Bezos. Seorang sumber internal menyebut, situasi ini "sangat menyakitkan dan sangat mengganggu" serta menilainya sebagai "sebuah tamparan keras di wajah."
Meski dibayangi gelombang boikot, Met Gala 2026 tetap diramaikan oleh banyak tokoh penting, seperti Beyoncé, Nicole Kidman, dan Serena Williams sebagai ketua tahun ini. Selain itu, ada Emma Chamberlain, SZA, Bad Bunny, Doechii, Kim Kardashian, Sarah Paulson, hingga Anne Hathaway.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News