Melalui unggahan terbaru di akun media sosial Instagram pribadinya, penyanyi yang dikenal lewat hits "Menghujam Jantungku" ini menyentil pasangan pasien yang tak kunjung melunasi biaya operasi meski serangkaian tindakan medis telah rampung dilakukan.
Uniknya, dr. Tompi membuka curhatannya dengan menyenggol isu yang sedang hangat diperbincangkan publik yakni terkait beasiswa LPDP.
“Netizen lagi heboh sama urusan LPDP, saya lagi heboh sama urusan Lupa DP,” tulis Tompi di Instagram pada Kamis, 26 Februari 2026.
Tompi menjelaskan bahwa pasien yang bermasalah tersebut merupakan pasangan WNA dan WNI. Tak tanggung-tanggung, mereka telah menjalani dua kali konsultasi hingga serangkaian prosedur bedah medis yang tergolong besar dan menelan biaya fantastis.
“Ada kasus yang bikin pusing nih, couple WNA–WNI. Udah konsul kali kedua, mau operasi semua: tummy tuck, lipo, face-necklift, operasi mata, hidung, fat transfer, operasi breast augmentation dengan implan,” ungkap dr. Tompi merinci daftar tindakan yang telah ia kerjakan.
Masalah muncul saat prosedur medis telah memasuki masa pemulihan. Hingga dua minggu pasca-operasi, sang pasien tak kunjung menunjukkan itikad baik untuk melunasi tagihan.
Tompi mengaku biasanya menerapkan sistem pembayaran di muka sebelum tindakan dilakukan. Namun, kali ini ia memberikan kelonggaran karena alasan teknis yang disampaikan sang pasien.
“Sekarang sudah jalan dua Minggu post-op, terus belum bayar! Biasanya memang bayar dulu baru operasi. Cuma karena pasiennya bilang bayar besok dan statusnya rawat inap, jadi saya ACC saja,” curhatnya.
Tompi pun menerangkan bahwa pasangan tersebut sebelumnya telah berjanji akan membayar biaya setelah tindakan operasi, dengan alasan menunggu dana kiriman dari luar negeri.
“Alasannya bayar besok setelah operasi karena uangnya baru akan masuk dari luar. Nah, sampai sekarang belum jelas juga aroma pembayarannya,” ungkapnya.
Merasa berada di posisi serba salah, Tompi pun melontarkan analogi pedas. Ia membandingkan urusan bedah plastik ini dengan transaksi di supermarket yang jauh lebih sederhana jika terjadi gagal bayar.
Baca Juga :
Kisaran Biaya Operasi Plastik Sarwendah di Korea
“Kalau belanja di supermarket gak bisa bayar, barang dibalikin, ya. Kalau case begini bagaimana? Masa dicopotin lagi semua?,” sindir Tompi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News