Salah satu contoh ayah yang memutuskan hal itu adalah Manabu Tsukagoshi yang bekerja sebagai konsultan di Tokyo. Pria berusia 38 tahun itu mengambil cuti selama sebulan setelah anak keduanya lahir. Ia juga berencana mengambil cuti setelah istrinya melahirkan anak ketiga mereka pada 2014.
"Kita membutuhkan model yang menunjukkan ayah pun bisa melakukan peran itu (mengurusi bayi baru lahir)," ujar Tsukagoshi menerangkan alasannya.
Tsukagoshi hanyalah satu di antara sekian banyak lelaki Jepang yang mengambil 'cuti ayah'. Mereka turut mendukung program pemerintahan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe yang menginginkan laki-laki turut membesarkan anak-anaknya. Program itu dinamakan 'Ikumen Project'. Artinya pria yang membesarkan anak.
Kantor kabinet pemerintah mendata 1,9 persen pria Jepang mengikuti program itu pada 2012. Pemerintah Jepang menargetkan 13 persen laki-laki di negara itu mengikuti program tersebut.
Beberapa perusahaan sudah merespon program itu, misalnya Nippon Life Insurance Co dan Meiji Yasuda Life Insurance Co. Kedua perusahaan itu mengizinkan karyawannya mengambil 'cuti ayah'.
Pada 20 Maret 2014, Nippon Life mengumumkan partisipasi ayah yang cuti setelah istrinya melahirkan telah mencapai 100%. Professor Sosiologi Universitas Ochanomizu Tokyo Masako Ishii-Kuntz mengatakan proyek Ikumen telah membantu masyarakat menyadari bahwa pria dapat memiliki peran penting dalam membesarkan anak.
"Karena itu, ada kesenjangan yang besar antara situasi yang ideal dan realitas, dan kesenjangan tersebut perlu diisi," kata Ishii-Kuntz.
Pemerintah Jepang juga berusaha meningkatkan persentase karyawan yang mengambil cuti tahunan dari 47 menjadi 70 persen. Sedangkan perempuan yang kembali bekerja setelah melahirkan dari 38 menjadi 55 persen pada tahun 2020.
Tujuan dari proyek tersebut adalah jika persentase cuti ayah tinggi dan partisipasi wanita yang kembali bekerja setelah melahirkan meningkat, maka kesejahteraan masyarakat akan cenderung meningkat.
Di dalam hukum Jepang, karyawan laki-laki yang memiliki anak berhak untuk mengambil cuti merawat anak selama 1 tahun bagi yang telah bekerja lebih dari 12 bulan di perusahaan yang sama. Selama cuti, karyawan dapat memenuhi syarat untuk menerima tunjangan pengangguran dari pemerintah, dan perusahaan tidak diwajibkan untuk membayar gaji karyawan yang cuti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News