medcom.id, Jakarta: Tindak kekerasan di sekolah kerap terjadi tanpa sepengetahuan orang tua dan berimbas pada perkembangan mental korban. Baru-baru ini beredar sebuah video dokumenter seorang anak autis yang kerap di bully teman-teman sekolahnya. Dalam video yang diunggah di situs YouTube itu, anak autis yang bernama Jake mencurahkan perasaannya di depan teman-temannya yang sering mem-bully dirinya.
"Hmm, saya tidak berpikir kalian melihat saya sebagai saya (manusia). Saya pikir kalian melihat saya sebagai target yang tepat untuk di-bully. Kalian selalu meninggalkan saya. Tidak pernah memperhatikan saya dan segala yang saya katakan," ungkap Jake di hadapan teman-temannya saat pelajaran olahraga.
"Saya selalu mencoba menjadi teman kalian, tetapi kalian tidak ingin mencoba menjadi teman saya. Hal ini sangat membuat saya sedih," imbuh Jake.
Tindak kekerasan di lingkungan anak-anak telah menjadi sorotan internasional. Jake bersama sebuah gerakan sosial The BULLY Project secara bersama mengampanyekan anti kekerasan di sekolah. Kampanye yang digalakan di media sosial ini diharapkan akan mengubah budaya kekerasan di sekolah.
Video itu dapat disaksikan di https://www.youtube.com/watch?v=jMVOh7TcWaE
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan