courier-journal.com
courier-journal.com

Terungkap Alasan Mengapa Sulit Hentikan Kebiasaan Merokok

Agustinus Shindu Alpito • 18 Maret 2014 20:44
medcom.id, Jakarta: Bagi nonperokok mungkin heran mengapa para perokok begitu candu dan sulit menghentikannya. Pertanyaan itu, kini mulai mendapat jawaban ilmiah.
 
Peneliti Kanada dari Université de Montréal dan Institut universitaire en santé mentale de Montréal memaparkan bahwa para perokok akut memiliki reaksi emosional dalam melihat sisi negatif dan positif rokok. Otak mereka lebih menyorot sisi positif dari merokok.
 
"Kami mengamati bagaimana merokok digambarkan, sebagai contoh, otak perokok dalam penelitian kami lebih terangsang oleh gambar-gambar yang menunjukkan merokok itu keren daripada gambar-gambar yang memprovokasi mereka untuk berhenti merokok," ujar Le-Anh Dinh- Williams, mahasiswa dari Institut universitaire en santé mentale de Montréal.

Penelitian ini bermula dari rasa ingin memahami mengapa perokok terus merokok meski tahu dampak buruk yang ditimbulkannya. "Banyak faktor yang membuat sulit perokok untuk berhenti, salah satunya adalah karena rokok berhasil mengelabui otak perokok. Secara spesifik kami menemukan bahwa bagian otak yang berhubungan dengan motivasi cenderung lebih aktif pada perokok ketika mereka melihat gambar yang keren tentang rokok daripada gambar yang menunjukkan dampak buruk rokok," ujar Stéphane Potvin, salah satu peneliti yang terlibat.
 
Seperti dikutip dari Daily Mail, para peneliti menggunakan metode neuroimaging untuk mempelajari reaksi emosional dari 30 perokok saat dihadapkan pada gambar yang berbeda.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ENO)




TERKAIT

BERITA LAINNYA