ilustrasi. ist
ilustrasi. ist

Mitos Mencukur Bulu Kaki yang Harus Anda Tahu

Nia Deviyana • 23 September 2014 09:25
medcom.id, Jakarta: Kaki yang seksi sering didefinisikan dengan gambaran mulus dan bebas dari bulu. Karena itulah, sebagian wanita tak segan mencukur bulu kakinya.
 
Meski demikian, ada beberapa mitos mencukur bulu kaki yang masih dipercaya perempuan hingga saat ini. Eits, Anda jangan langsung percaya jika belum membaca ini.
 
Semakin dicukur, bulu kaki akan semakin lebat
Dilansir dari Femalefirst, pakar kecantikan Bailu Lu menjelaskan, setelah beberapa hari pencukuran, bulu baru akan tumbuh meruncing dan memiliki warna yang lebih pekat. Itulah yang membuat bulu terkesan lebih tebal dan banyak.

Namun, mitos ini bisa saja benar, mengingat pertumbuhan rambut dipengaruhi oleh hormon. "Seseorang yang punya kelebihan hormon akan mendapatkan pertumbuhan bulu yang lebih cepat dan lebat," jelasnya.
 
Mencukur bulu kaki membuat kulit bersisik
Mitos tersebut bila dikatakan salah. Sebaliknya, mencukur bulu justru akan membuat sabun dan pelembab yang Anda aplikasikan ke kulit menjadi maksimal. Hasilnya kulit terasa lembut dan bebas sisik.
 
Dalam mencukur bulu kaki, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Berikut yang harus dilakukan:
 
1. Gunakan pisau cukur berteknologi 5 pisau agar bercukur    semakin nyaman
2. Gunakan gel
3. Sebelum mencukur, usap kaki dengan air hangat agar bulu    lebih mudah dicukur
4. Gunakan pisau cukur dengan pegangan ergonomis untuk    kemudahan mencukur
5. Pastikan pisau cukur Anda kering
 
Yang tidak boleh dilakukan:
 
1. Bergantian pisau cukur
2. Mencukur kering bulu kaki Anda
3. Mencukur dengan pisau tumpul
4. Merendam kaki Anda dalam bak air panas terlalu lama sebelum  bercukur
4. Menyimpan pisau cukur dalam keadaan basah. Hal ini bisa  memicu tumbuhnya bakteri dan jamur di pisau cukur.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIT)




TERKAIT

BERITA LAINNYA