Salah satu yang terlihat dari banyak karya Haryadi Suadi adalah gambarnya yang terinspirasi dari hal-hal yang mistis. Ada juga beberapa tokoh pewayangan, gambar raksasa, binatang, serta beberapa pendekatan simbolik dalam lukisannya.
"Kita sekeluarga emang senang sama hal yang mistis-mistis sih. Dunia mistis sudah jadi bahasan keluarga sehari-hari,” ujar Radi Arwinda, anak pertama Haryadi Suadi yang sekaligus adalah seorang seniman saat diwawancara di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, Kamis (31/3/2016).
Contohnya adalah karya Haryadi Suadi yang diilhami dari kisah bertemu dengan sang istri. Dia melukiskan hal tersebut ke dalam tokoh Rama dan Shinta yang berasal dari pewayangan.
"Bapak emang menggilai cerita pewayangan, ia juga koleksi wayang dan suka mengkaji cerita wayang," ungkap Radi.
Haryadi Suadi selain menjadi seorang seniman juga adalah seorang penulis. Ia sempat membuat karya yang menyatukan sastra dan lukisan.
Ia mengintepretasi ramalan Jayabaya mengenai kekacauan negara yang terjadi pada tahun 1998 ke dalam beberapa lukisan dengan tulisan di dalamnya.
"Bapak juga ada masa di mana jiwanya sebagai seniman dan sastrawan bertemu,” kata Radi.
Haryadi Suadi merupakan seorang perupa, karikaturis, penulis, pengajar di ITB. Dia meninggal 8 Januari 2016. Pameran lukisan akan berlangsung dari tanggal 31 Maret hingga 10 April 2016.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News