Pameran 125.660 Spesimen Sejarah Alam (Foto:Dok. Komunitas Salihara)
Pameran 125.660 Spesimen Sejarah Alam (Foto:Dok. Komunitas Salihara)

Menelusuri Teori Evolusi pada Pameran 125.660 Spesimen Sejarah Alam

Putu Radar Bahurekso • 16 Agustus 2015 15:39
medcom.id, Jakarta: Komunitas Salihara resmi membuka dan memperkenalkan Pameran 125.660 Spesimen Sejarah Alam untuk menyusuri jejak Alfred Russel Wallace, yang terkenal dengan teori evolusi seleksi alam (bersama Charles Darwin).
 
"Darwin berhasil menemukan teori evolusi melalui seleksi alam karena hasil peneliatiannya di Kepulauan Galapagos di Amerika Selatan. Berbeda dengan Alfred Russel Wallace yang menemukan teori yang sama berkat penelitiannya di Indonesia," ucap kurator pameran Anna Sophie Springer, di Komunitas Salihara, Jakarta Selatan, Sabtu (15/8/2015).
 
Alred Russel Wallace menjelajahi nusantara pada 1854 hingga 1862 sambil mendokumentasikan keanekaragaman hayati wilayah Nusantara Melayu (Indonesia, Malaysia, dan Singapura) dan membangun koleksi besar spesimen untuk museum-museum di Eropa.

"Meskipun teori evolusi seleksi alam dipatenkan di Eropa, pijakan atau asal muasal teori ini adalah dari Nusantara. Dari hasil penelitian Wallace selama menjelajah di nusantara ini," jelas Menejer Galeri Salihara, Dian Ina.
 
Alfred Russel Wallace juga yang membagi kelompok biologis ke dalam tiga bagian. Ada kawasan yang memiliki kemiripan biologis dengan kelompok Asia, ada yang mirip dengan kelompok Australia, ada juga yang unik dan tidak memiliki kemiripan dengan keduanya.
 
Wilayah ini dibatasi dengan Garis Wallace. Kawasan yang tidak memiliki kemiripan biologis dengan kelompok manapun ini juga disebut sebagai wilayah Wallacea.
 
Pada pameran ini diperlihatkan karya-karya seniman dan materi arsip, serta artefak-artefak sejarah terkait.
 
Sebanyak 13 seniman Indonesia dan 13 seniman asing ikut menyajikan karya. Terdapat pula materi arsip dari Pusat Penelitian Biologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia di Cibinong.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ROS)




TERKAIT

BERITA LAINNYA