"Kami syuting di atas perahu, di Bengawan Solo," kata Sundari, saat ditemui di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2015).
Sundari menilai Gesang adalah sosok lugu dan apa adanya. Bahkan, Gesang dengan rendah hati mau menerima tawaran Sundari untuk menjadi bintang dalam video musik Saputangan, yang kala itu dinyanyikan oleh Sundari.
"Ada dialog pegang saputangan, ternyata saputangan itu disimpan di laci. Cucunya yang mengambil saputangan itu," kenang Sundari.
Saputangan yang dimaksud adalah saputangan kuno milik Gesang yang punya kaitan dengan lagu Saputangan.
Saat kondisi fisik Gesang menurun, Sundari sempat menemuinya.
"Saya pernah menengok waktu beliau sakit. Dia menunggu saya di depan. Waktu saya ada konser di Solo, beliau saya undang. Saya mampir ke rumahnya. Saya diceritakan oleh cucu-cucunya, waktu hari konser ternyata beliau sudah siap-siap sejak sore. Gesang sangat mendukung generasi berikutnya," tutur Sundari mengenang Gesang.
Gesang wafat pada 20 Mei 2010, dalam usia 93 tahun. Sepanjang hidupnya, Gesang telah melahirkan 42 lagu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News