Bangunan bersejarah di Kota Tua Jakarta (Foto: Antara)
Bangunan bersejarah di Kota Tua Jakarta (Foto: Antara)

Menghormati Nilai-Nilai di Balik Bangunan Bersejarah

Putu Radar Bahurekso • 17 Maret 2016 21:49
medcom.id, Jakarta: Di Indonesia terutama di Jakarta masih terdapat cukup banyak bangunan-bangunan tua peninggalan sejarah yang masih bertahan. Keberadaan bangunan ini menjadi penting. Selain karena nilai historisnya, tapi masih bisa digunakan fungsinya.
 
Nilai historis, nilai seni, dan berbagai pengetahuan bisa didapat dari bangunan-bangunan tua bersejarah. Namun sayangnya, banyak juga dari bangunan tersebut yang nasibnya tidak baik. Diruntuhkan dan kemudian dibangun ruko atau mal misalnya.
 
"Dari bangunan tua itu kalau dilihat bisa timbul perasaan rendah hati, perasaan untuk menghormati nilai-nilai yang ada dari bangunan tersebut. Kita juga bisa belajar dari sana," ucap David Hutama, Dosen Teknik Arsitektur Universitas Pelita Harapan saat ditemui di kawasan Kota, Jakarta, Rabu (17/03/2016).

Bangunan tua bukan sekadar bangunan rapuh semata, nilai historis dan estetika yang terkandung di dalamnya merupakan sebuah jejak perkembangan zaman kehidupan manusia. 
 
Agar bangunan tua ini bisa kembali berguna, salah satu yang efektif adalah dengan memanfaatkan bangunan tua ini sebagai tempat untuk berbagai kegiatan kreatif.
 
"Bangunan tua perlu dimanfaatkan untuk program dan ide-ide baru, agar bangunan tersebut bisa terus ada," jelas David Hutama.
 
"Ruang yang nyaman akan membantu individu-individu di dalamnya untuk bisa memacu dirinya lebih kreatif. Ada bangunan yang memiliki nilai-nilai. Ada ruang di dalamnya. Ada individu yang berinteraksi, dan ada bagian dan hal dari bangunan tua untk kita bisa belajar dan berkembang," lanjut David.
 
Namun, bangunan tua bersejarah juga memiliki kekurangan, yakni biasanya bangunannya sudah rapuh karena sudah lama dibangun. Namun, hal tersebut bisa diatasi dari segi ilmu arsitektur.
 
"Kalau untuk masalah kerapuhan bangunan tentu bisa diperbaiki. Itu ada cara-caranya dalam aristektur yang bisa diterapkan tanpa merusak nilai historis gedung tersebut," pungkas David.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA