Ryuzanji Company Jepang, Asia Tour 2016, akan mempersembahkan lakon Kera Sakti, Journey of The West. Jika teater di Jakarta dan Yogyakarta penonton harus membeli tiket, husus pementasan di Candi Borobudur bersifat gratis.
"Pementasan yang pertama kali di Borobudur ini untuk memperingati 25 tahun Borobudur dinyatakan sebagai Warisan Budaya Dunia sekaligus berkaitan dengan Hari Bumi Eart Hour. Ini bersifat gratis," kata pemilik Galeri Limanjawi Art House, Umar Chusaeni, di Magelang.
Pentas di Candi Borobudur digratiskan karena murni untuk masyarakat dan kemajuan Borobudur. Selain itu juga membawa misi edukasi bagi pelaku seni budaya di Magelang dan sekitarnya.
"Meskipun gratis, kami membagikan undangan bagi para pelaku seni untuk menontonnya sehingga penontonnya benar-benar para pelaku seni," katanya.
Sutradara Kera Sakti, Tengano Amano, mengungkapkan, akan berkolaborasi dengan kesenian tradisional dari sekitar Borobudur. Setelah dari Borobudur, mereka akan melanjutkan pentas di Bali.
"Kami beranggapan untuk Kera Sakti ini di Asia sangat dikenal. Sebelumnya, kami pada tahun 2011 juga pernah pentas di Bandung," kata Amano.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News