Cerita bermula ketika kerajaan Amarta geger lantaran Srikandi meminta mas kawin yang tidak masuk akal kepada calon suaminya, Arjuna. Srikandi meminta Arjuna memotong kuncung atau jambul Semar saat upacara pernikahan, dan kemudian menghadiahkannya kepada Srikandi.
Dewi Permoni atau sosok mahluk jahat ternyata dalang dari permintan Srikandi.
Semar Gugat adalah sebuah lakon satire yang berkisah seputar raja, kekuasaan, dan rakyat. Melihat bagaimana Arjuna sebagai penguasa telah dibutakan oleh cintanya pada Srikandi.
Nano Riantiarno, sang sutradara mengatakan, "Saat menjadi rakyat (calon penguasa) bicara perubahan dan idealisme, tapi begitu jadi pemimpin semuanya jadi sama saja."
Semar Gugat adalah lakon pertama yang dimainkan oleh Teater Koma pada 2016. Sebelumnya, Semar Gugat pernah dipentaskan Teater Koma pada 1995.
Semar Gugat akan dipentaskan mulai 3-10 Maret 2016 di Gedung Kesenian Jakarta. Tiket dibanderol mulai harga Rp 75 Ribu hingga Rp 350 Ribu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News