Menariknya, dalam lakon Semar Gugat ini akan disertakan unsur silat. Berbeda dengan pertunjukan Teater Koma sebelumnya, Inspektur Jendral, yang dipenuhi percakapan.
"Dalam pertunjukan Semar Gugat kali ini dimasukkan unsur silat, tapi silat tari. Kan ada tuh silat yang gerakannya pelan dan jadi tarian," jelas Sentot S, penata gerak Semar Gugat sekaligus dosen seni olah tubuh IKJ, saat diwawancara di Bintaro, Jakarta, Rabu (24/2/2016).
Tidak ada aliran silat tertentu untuk dimasukkan ke dalam adegan Semar Gugat. Yang digunakan adalah gerakan silat umum.
"Kita tidak menggunakan silat tertentu. Di sini ada silatnya ada taichi-nya," ujar Sentot.
Silat terutama digunakan pada adegan pertarungan antar Semar dan Arjuna.
Semar Gugat bercerita tentang perselisihan antara Semar dan Arjuna. Srikandi meminta mas kawin yang tak masuk akal kepada sang calon suami, Arjuna, yang dimintanya adalah kuncung Semar.
Hal ini membuat Semar marah dan kemudian Semar menantang Arjuna dan Srikandi untuk adu sakti.
Semar Gugat akan ditampilkan pada 3-10 Maret 2016, di Gedung Kesenian Jakarta. Harga tiket mulai dari Rp75 ribu hingga Rp350 ribu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News