Sebanyak 73 seniman dari 21 negara, yaitu Jepang, Prancis, Inggris, Belanda, Belgia, Kolombia, Vietnam, Pakistan, Taiwan, Cekoslowakia, Korea Selatan, Filipina, Afrika Selatan, Jerman, Austria, Rusia, Venezuela, dan Kanada, akan berpartisipasi dalam festival tersebut.
Mengangkat tema Orde Baru, festival itu akan memamerkan politik teknologi media (analog) yang dikuasai dan digunakan rezim otoriter (negara) dalam membangun persepsi publik dan menyelesaikan persoalan, serta politik teknologi media (digital) yang dikuasai warga pasca-Perang Dingin atau runtuhnya rezim otoriter, dan yang mengawali kebangkitan demokrasi.
Tema tersebut, diharapkan sebuah perspektif baru lahir untuk melihat kembali sejarah dan mitos-mitos persepsi publik ciptaan rezim otoriter yang masih bertahan hingga hari ini.
"Dalam beberapa tahun terakhir, kita seperti dihadapkan pada sebuah situasi masa lalu (sejarah) dan kehidupan hari ini yang seolah berjalan dalam satu waktu. Begitu pun dengan perspektif-perspektif baru yang terkuak dari sejarah tersebut. Beragam versi arsip sejarah yang dulu tersimpan, kini terbuka, dan dapat diakses sehingga dapat dimaknai ulang oleh masyarakat dunia," jelas Direktur Artistik OK. Video, Mahardika Yudha, yang juga bertindak sebagai kurator pameran, di Jakarta, Senin (15/6/2015).
"Kehadiran teknologi media internet berhasil memotong batas geografis dan waktu kelahiran situasi tersebut," imbuh Yudha.
Festival ini dibuka sejak Minggu, 14 Juni, hingga 28 Juni 2015. Acara dimeriahkan pertunjukan multimedia dari Bequiet, Brisik, AstoneA, danRacun Kota, serta penampilan khusus dari ruangrupa.
Selain pameran, juga diselenggarakan rangkaian program publik Orde Baru, terdiri atas pertunjukan multimedia, simposium, lokakarya, dan diskusi.
Tahun ini, turut diundang Riksa Afiaty sebagai kurator Open Lab, laboratorium kolaborasi seni media yang melibatkan empat kelompok seniman lifepatch, WAFT Lab, MakeDoNia, dan Digital Nativ, serta Aditya 'Gooodit' Fachrizal Hafiz sebagai kurator pameran digital interaktif Ekspresi Digital Kaum Muda Urban.
Untuk informasi dan jadwal lengkap program dapat dilihat di www.okvideofestival.org.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News