Kemampuan vokal Dimash menjadi salah satu daya tarik utama yang membuat namanya dikenal di berbagai negara. Dia mampu menjangkau nada rendah hingga nada tinggi dengan rentang suara lebih dari enam oktaf, sekaligus membawakan beragam genre musik, mulai dari pop, klasik, pop opera, hingga musik kontemporer yang memadukan unsur tradisional.
Penampilan Dimash tidak hanya mengandalkan kemampuan vokal. Tata panggung, visual, dan elemen teatrikal turut menjadi bagian dari pertunjukannya. Konser di Indonesia pun menjadi kesempatan bagi penggemar untuk menyaksikan langsung penampilan penyanyi yang dikenal lewat eksplorasi vokal dan musikalitasnya tersebut.
Kehadiran Dimash di Indonesia diperkenalkan dalam konferensi pers di Grand Sahid Jaya Jakarta. Acara tersebut dihadiri Duta Besar Kazakhstan untuk Indonesia dan ASEAN, Mr. Serzhan Abdykarimov, Duta Besar Indonesia untuk Kazakhstan merangkap Tajikistan, Dr. Mochamad Fadjroel Rachman, CEO PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) Subioto Jingga, serta Chief Marketing Officer FolagoPro Michael Haumahu.
Duta Besar Kazakhstan untuk Indonesia dan ASEAN, Serzhan Abdykarimov, menyebut Dimash bukan hanya dikenal sebagai musisi, tetapi juga memiliki arti penting bagi identitas budaya negaranya.
“Dimash Qudaibergen lebih dari sekadar seniman ternama. Dia secara luas dipandang sebagai tokoh budaya penting dan sumber kebanggaan nasional Kazakhstan, yang mewakili negara dan budayanya di panggung internasional,” ujar Serzhan Abdykarimov.
Konser perdana ini juga diharapkan menjadi ruang pertukaran budaya antara Indonesia dan Kazakhstan. Musik dinilai dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya kedua negara sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat.
“Bagi kami, kehadiran Dimash di Indonesia bukan hanya tentang sebuah konser musik, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat Indonesia dan Kazakhstan. Melalui musik dan kebudayaan, kita memiliki ruang untuk saling mengenal lebih dekat dan membangun pertukaran budaya yang lebih luas,” ujar Dr. Mochamad Fadjroel Rachman, Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Kazakhstan merangkap Republik Tajikistan.
Penyelenggaraan konser ini mendapat dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia dan Kedutaan Besar Republik Kazakhstan di Jakarta. Komunitas penggemar Dimash di Indonesia, Dimash Indonesian Dears Fan Club (DIDFC), juga dilibatkan untuk memperkuat partisipasi penggemar dalam rangkaian acara.
CEO PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX), Subioto Jingga, mengatakan bahwa konser ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan hiburan internasional sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas negara.
“Bagi Folago, kehadiran Dimash Qudaibergen di Indonesia merupakan bagian dari upaya kami untuk terus menghadirkan international live entertainment sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas. Kami melihat konser ini bukan hanya sebagai pertunjukan musik, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif dan momentum pertukaran budaya antara Indonesia dan Kazakhstan. Kami berharap kerja sama yang terbangun melalui acara ini dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi di masa mendatang,” ujar Subioto Jingga.
Selain konser utama, penyelenggara menyiapkan fan pre-party di Grand Sahid Jaya Jakarta menjelang hari pertunjukan. Acara ini dirancang sebagai ruang pertemuan penggemar sekaligus perayaan budaya Indonesia dan Kazakhstan, dengan rencana menampilkan seni dan tari tradisional Kazakhstan yang dipadukan dengan unsur budaya Indonesia.
“Suatu kehormatan bagi kami dapat menghadirkan konser Dimash Qudaibergen untuk pertama kalinya di Indonesia dalam rangkaian DiMENSIONS World Tour. Melalui konser ini, kami berharap dapat menghadirkan pengalaman hiburan live yang berkesan sekaligus membuka ruang pertukaran budaya antara Indonesia dan Kazakhstan," ujar Chief Marketing Officer FolagoPro, Michael Haumahu selaku promotor
Baca Juga :
Rangkuman Konser Avenged Sevenfold, Dari Double Pedal Rusak hingga Kembali Bawakan "Dear God"
Harga Tiket Konser Dimash Qudaibergen
Akses fan pre-party termasuk dalam benefit tiket VVIP. Pemegang tiket VVIP juga mendapatkan akses ke VVIP Lounge dan minuman ringan selama konser berlangsung. Sementara itu, pemegang tiket VVIP dan VIP berhak memperoleh merchandise eksklusif Dimash.Penjualan tiket DIMASH QUDAIBERGEN – LIVE IN INDONESIA dibagi menjadi dua tahap. Presale akan berlangsung pada 25 Oktober 2026 melalui Folago Privé, khusus bagi pemegang saham PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) yang telah terdaftar dan terverifikasi sebagai anggota. Adapun penjualan umum dibuka pada 26 Oktober 2026 melalui Loket.com sebagai mitra resmi penjualan tiket.
Harga tiket konser Dimash Qudaibergen terdiri dari enam kategori. Tiket VVIP dibanderol Rp8.700.000, VIP Rp4.800.000, CAT 1 Rp2.800.000, CAT 2 Rp1.800.000, CAT 3 Rp1.250.000, dan CAT 4 Rp850.000. Khusus CAT 4, penonton akan mendapatkan tempat dengan pandangan terbatas atau restricted view. Seluruh harga belum termasuk biaya layanan platform tiket dan pajak yang berlaku.