Dalam tur kali ini band yang digawangi oleh Maul Ibrahim (vokal, gitar), Adam Adenan (bass, vokal), dan Ildo Hasman (drum, vokal) bakal menyambangi Yogyakarta (9 Mei 2026 di Jogja Expo Center), Surabaya (16 Mei 2026 di Grand City Hall), dan Bandung (23 Mei 2026 di Eldorado Dome).
Yogyakarta dipilih sebagai titik berangkat bukan tanpa alasan. Bagi Perunggu, kota ini adalah ruang kalibrasi sekaligus saksi bisu kedekatan emosional mereka dengan para pendengar.
“Di tur ini, kami nggak cuma mengulang, tapi mencoba menyempurnakan. Kami lebih siap secara teknis, tapi juga lebih sadar bahwa yang penting itu bukan cuma tampil rapi, tapi bagaimana pengalaman itu terasa ke penonton,” ujar Maul Ibrahim dalam siaran pers yang diterima Medcom.id.
Membawakan materi dari album Dalam Dinamika serta deretan hits terdahulu, Perunggu kini hadir dengan skala produksi yang lebih masif. Elemen visual, tata cahaya, hingga alur antar lagu dipikirkan secara matang demi menciptakan sebuah narasi pertunjukan yang utuh.
“Dari dulu kami selalu serius, tapi skalanya yang terus membesar. Sekarang ini mungkin pertama kalinya kami benar-benar memikirkan pertunjukan secara menyeluruh. Dari lighting, visual, sampai flow antar lagu. Kami ingin ini terasa sebagai satu show yang utuh, bukan sekadar memainkan lagu,” lanjut Ildo Hasman.
Kampanye Unik: "Nikmati Dulu, Simpan di Memori"
Menariknya, Perunggu menggaungkan kampanye yang cukup kontras dengan tren masa kini. Mereka mengimbau penonton untuk tidak terburu-buru mengunggah video konser ke media sosial. Tujuannya sederhana: agar setiap individu bisa benar-benar "hadir" dan merasakan pengalaman personal di lokasi.“Kami ingin penonton benar-benar menikmati momen. Bahkan kami pernah kasih himbauan untuk tidak upload video sampai setahun kemudian. Tujuannya supaya pengalaman itu jadi personal dulu, baru nanti jadi memori,” jelas Maul.
Yogyakarta adalah rumah kedua Perunggu.
Yogyakarta dipilih sebagai kota pembuka tidak lain karena Perunggu punya kedekatan yang sulit dijelaskan dengan para pendengar mereka di sini.“Jogja itu punya personal attachment buat saya. Dulu sering bolak-balik ke sana, dan selalu kepikiran kalau suatu saat ingin hidup di kota seperti itu. Secara pendengar juga, Jogja termasuk yang paling besar untuk Perunggu,” kata Maul.
Sang bassis, Adam Adenan pun turut mengamini hal yang disampaikan oleh Maul.
"Jogja itu selalu terasa seperti pulang, walaupun saya nggak pernah tinggal di sana. Culture-nya dapet, makanannya enak, dan setiap datang selalu nyaman," ungkap Adam Adenan.
Bakal Gandeng Eross Candra dan Kunto Aji

Kejutan lain yang disiapkan adalah keterlibatan dua musisi besar, yakni gitaris dari band Sheila On 7, Eross Candra, dan musisi Kunto Aji. Perunggu merasa kedua kolaborator ini memiliki frekuensi yang sama dalam membangun rasa di sebuah lagu.
“Kami nggak memilih kolaborator secara random. Mas Eross dan Kunto Aji itu punya cara masing-masing dalam membangun rasa di lagu. Dan kami merasa itu nyambung dengan apa yang kami coba lakukan di konser ini. Harapannya, kolaborasi ini bukan sekadar tampil bareng, tapi benar-benar jadi momen yang berbeda,” tambah Maul.
Tur Pertunjukan Dalam Dinamika akan berlanjut ke Surabaya (16 Mei 2026 di Grand City Hall) dan Bandung (23 Mei 2026 di Eldorado Dome). Bagi Sobat Medcom yang tertarik untuk menyaksikan konser Perunggu, kalian bisa membeli melalui situs resmi berikut: https://dalamdinamika.com/
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News