Olivia Rodrigo (Foto: Instagram.com/oliviarodrigo)
Olivia Rodrigo (Foto: Instagram.com/oliviarodrigo)

Festival Musik Olivia Rodrigo Galang Rp177,5 M untuk Dukung Perempuan

Elang Riki Yanuar • 30 Agustus 2026 12:00
Ringkasnya gini..
  • Olivia Rodrigo mengumumkan Daisy Chain Fields berhasil menggalang USD10 juta untuk organisasi yang memberdayakan perempuan dan anak perempuan.
  • Festival musik perdana Olivia Rodrigo menghadirkan deretan musisi perempuan dan menyalurkan seluruh keuntungannya untuk berbagai organisasi sosial.
  • Daisy Chain Fields menjadi wujud dukungan Olivia Rodrigo terhadap pemberdayaan perempuan, kesetaraan gender, dan akses kesehatan reproduksi.
Jakarta: Olivia Rodrigo mengungkapkan kabar besar menjelang digelarnya Daisy Chain Fields, festival musik perdana yang ia inisiasi. 
 
Penyanyi asal Amerika Serikat itu mengumumkan bahwa festival tersebut berhasil mengumpulkan dana sebesar USD$10 juta atau sekitar Rp177,5 miliar untuk sejumlah organisasi nirlaba yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan anak perempuan.
 
Terinspirasi dari festival musik Lilith Fair pada era 1990-an, Daisy Chain Fields digelar selama satu hari pada Sabtu, 29 Agustus 2026 di Irvine, California, Amerika Serikat. 

Festival ini menghadirkan sejumlah musisi perempuan dan grup musik yang dipimpin perempuan, sekaligus menggandeng berbagai organisasi yang bergerak di bidang sosial dan pemberdayaan komunitas.  

Hadirkan Musisi Perempuan

Olivia Rodrigo turut tampil dalam festival tersebut bersama sederet musisi ternama. Chappell Roan, Bikini Kill, Doechii, Garbage, Mitski, The Breeders, dan Santigold masuk dalam daftar penampil.
 
Selain itu, ada pula Rachel Chinouriri, Die Spitz, Eli, Not For Radio, dan Quiet Light. Festival ini juga menghadirkan sejumlah tamu spesial, yakni Karen O, Sarah McLachlan, dan Stevie Nicks.
 
Namun, Daisy Chain Fields juga sempat kehilangan salah satu penampilnya. KATSEYE membatalkan penampilan mereka setelah Megan Skiendiel mengalami cedera pergelangan kaki saat menjalani latihan untuk tur mereka.
 
Rodrigo mengatakan Daisy Chain Fields dibuat untuk merayakan kekuatan yang muncul ketika orang-orang saling mendukung.
 
“Festival ini dibuat untuk merayakan kekuatan yang bisa muncul ketika kita bersatu untuk saling mendukung,” ujar Rodrigo, dikutip The Hollywood Reporter.
 
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi hingga festival tersebut berhasil mencapai target penggalangan dana.
 
“Aku sangat berterima kasih kepada setiap orang yang membeli tiket, setiap artis yang bersedia tampil tanpa bayaran, setiap sponsor yang mau bergabung dengan festival yang benar-benar baru ini, serta setiap donasi yang membantu kami mencapai 10 juta dolar untuk mendukung perempuan dan anak perempuan,” lanjutnya.

Dana untuk Organisasi Perempuan

Seluruh keuntungan dari Daisy Chain Fields akan disalurkan kepada organisasi nirlaba yang memberikan dukungan dan memperjuangkan hak perempuan serta anak perempuan.
 
Sejumlah organisasi yang menjadi mitra festival ini antara lain Baby2Baby, Black Mamas Matter Alliance, Center for Reproductive Rights, FreeFrom, Johns Hopkins Center for Indigenous Health, National Women’s Law Center, dan Planned Parenthood.
 
Tak hanya pertunjukan musik, Daisy Chain Fields juga menyediakan berbagai sumber edukasi, kegiatan seni komunitas, fan pop-ups, hingga instalasi interaktif. Berbagai aktivitas tersebut mengangkat isu seperti hak reproduksi, kesehatan ibu, pemberdayaan ekonomi, pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, dan kesetaraan gender.  

Konsisten Perjuangkan Hak Reproduksi

Daisy Chain Fields menjadi bagian dari upaya panjang Rodrigo dalam menyuarakan dukungan terhadap hak reproduksi. Pada tahun 2024, ia meluncurkan sebuah inisiatif yang bertujuan mendukung perempuan, anak perempuan, serta siapa pun yang membutuhkan akses terhadap layanan kesehatan reproduksi.
 
Saat itu, Rodrigo juga mengonfirmasi bahwa sebagian hasil penjualan tiket tur dunia Guts akan disumbangkan untuk mendukung program tersebut.
 
Pada tahun yang sama, Rodrigo sempat menjadi sorotan setelah membagikan paket kontrasepsi yang berisi kondom, pil kontrasepsi darurat Plan B, serta informasi mengenai akses aborsi saat tampil di Missouri, Amerika Serikat. 
 
Negara bagian tersebut diketahui telah memberlakukan larangan terhadap hampir seluruh tindakan aborsi sejak 2022.
 
Aksi tersebut menuai kritik dari sejumlah tokoh Partai Republik. Senator Missouri Bill Eigel bahkan menyebut dirinya “ngeri” melihat tindakan Rodrigo dan menilai sang penyanyi seharusnya malu karena dianggap mendukung aborsi. 
 
Penyelenggara layanan aborsi setempat kemudian mengatakan mereka tidak lagi diperbolehkan membagikan paket kontrasepsi di konser Rodrigo.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 

 

 

 

 
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA