Melalui unggahan di akun X resminya, Wali Kota Rio, Eduardo Cavaliere, mengonfirmasi jumlah kehadiran massa yang luar biasa tersebut untuk menyaksikan penampilan sang bintang dunia.
“Semua orang di Rio bersama @shakira: 2 juta orang. Sang She-Wolf mencetak sejarah di Rio. Silakan disebarkan—ini adalah angka resmi dari @Prefeitura_Rio,” tulis Eduardo Cavaliere dalam keterangan unggahannya pada 3 Mei 2026.
Todo Mundo no Rio com @shakira : 2 milhões de pessoas. A Loba fez história no Rio. Pode espalhar porque é número oficial da @Prefeitura_Rio .
— Eduardo Cavaliere (@CavaliereRio) May 3, 2026
Fonte: Riotur
Todo el mundo en Río con @Shakira: 2 millones de personas. La Loba hizo historia en Río. Pueden compartirlo: es la cifra… pic.twitter.com/jhq9bJIHtg
Persaingan Rekor Penonton di Copacabana
Jumlah penonton acara tersebut hanya berselisih sedikit dengan penampilan Lady Gaga pada 2025. Pelantun lagu “Abracadabra” tersebut sebelumnya berhasil mengumpulkan 2,1 juta penonton di lokasi yang sama.Meski demikian, kehadiran Shakira dalam Todo Mundo no Rio 2026 mendapatkan sambutan yang sangat meriah. Melansir dari Billboard, Shakira naik ke atas panggung sekitar pukul 23.00 waktu setempat, terlambat satu jam dari jadwal semula.
Nostalgia dan Pesan Ketangguhan Perempuan
Di atas panggung, Shakira sempat bernostalgia mengenai kunjungan pertamanya ke Brasil sekitar tiga dekade silam.“Saya datang ke sini saat berusia 18 tahun dengan impian bisa bernyanyi untuk kalian,” ujar Shakira kepada penonton. “Dan sekarang lihatlah ini. Hidup sungguh ajaib,” lanjutnya.
Shakira membawakan deretan lagu hit favorit seperti “Hips Don’t Lie,” “La Tortura,” dan “La Bicicleta.” Ia menutup penampilannya dengan “BZRP Music Sessions #53/66,” lagu yang dirilis setelah perpisahannya dengan pesepak bola asal Spanyol, Gerard Piqué.
Ia juga menyisipkan pesan tentang ketangguhan perempuan di sela-sela konser.
“Kita sebagai perempuan, setiap kali jatuh, akan bangkit dengan lebih bijaksana,” ucapnya.
Baca Juga :
Eksklusif: Maher Zain Ternyata Sering Cari Penonton Indonesia Saat Manggung di Luar Negeri
Dampak Ekonomi Bagi Kota Rio de Janeiro
Antusiasme massa terlihat sejak Sabtu pagi ketika penonton mulai memadati pantai demi mendapatkan posisi terbaik. Momentum ini pun dimanfaatkan para pedagang kaki lima untuk meraup untung dengan menjajakan jagung manis, camilan khas Brasil, minuman caipirinha, hingga berbagai perlengkapan pribadi.Konser gratis ini merupakan strategi Pemerintah Kota untuk mendongkrak aktivitas ekonomi pada masa jeda antara perayaan Karnaval/Tahun Baru dan festival Hari Santo Yohanes pada Juni mendatang.
“Bagi kami, pesta adalah urusan serius karena dapat menciptakan lapangan kerja, pendapatan, dan identitas kota,” ujar Eduardo Cavaliere.
Ia memperkirakan investasi untuk konser ini akan memberikan imbal hasil finansial hingga 40 kali lipat.
Berdasarkan studi dari Pemerintah Kota dan Riotur, konser Shakira diproyeksikan menghasilkan perputaran uang sekitar 777 juta reais atau setara Rp2,7 triliun berkat lonjakan wisatawan yang berbelanja di restoran, hotel, serta pusat perbelanjaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News