Jakarta: Sebanyak 16 musisi dari berbagai karakter musik siap tampil dalam Distorsi Melody X Magnumotion Ground di GOR Satria Purwokerto, Jawa Tengah, Sabtu, 3 Oktober 2026. Konser ini mempertemukan musisi dari ranah musik keras hingga nama-nama yang dikenal lebih luas di kalangan penikmat musik Indonesia.
Kehadiran sejumlah musisi dengan latar musik berbeda menjadi bagian dari konsep Magnumotion Ground yang ingin menghadirkan pengalaman bermusik lebih beragam. Format tersebut juga memperluas ruang yang selama ini dekat dengan musik keras dan komunitasnya.
Deretan nama yang akan tampil antara lain Tipe-X, Endank Soekamti, Stand Here Alone, Pamungkas, GME, The Jeblogs, Threesixty, The Kick, The Skit, Revenge The Fate, Tinky Winky, Sukatani, Polkadots, Santet, Mahameru, dan ETRNLDLTR.
"Distorsi Melody X Magnumotion Ground menghadirkan kombinasi musisi dengan karakter yang beragam dalam satu gelaran," kata Festival Director Magnumotion Ground by RESONINE, Abeth Subiyakti.
Sejumlah nama yang tampil memiliki basis pendengar yang luas. Tipe-X, Endank Soekamti, dan Pamungkas menjadi beberapa musisi yang akan membawa warna musik berbeda dari karakter keras yang selama ini lekat dengan Magnumotion.
Di sisi lain, Stand Here Alone, Revenge The Fate, Santet, dan ETRNLDLTR akan menghadirkan energi musik yang lebih keras. Kehadiran mereka tetap menjadi bagian dari identitas acara sekaligus mempertemukan komunitas musik keras dengan penikmat musik dari latar berbeda.
Ragam warna musik juga datang dari GME, The Jeblogs, Threesixty, The Kick, The Skit, Tinky Winky, Sukatani, Polkadots, dan Mahameru. Masing-masing akan membawa karakter musiknya ke panggung Distorsi Melody X Magnumotion Ground.
Perbedaan tersebut diharapkan membuat penonton tidak hanya datang untuk menyaksikan musisi yang sudah mereka kenal. Mereka juga berkesempatan menemukan penampil lain yang mungkin belum pernah disaksikan secara langsung.
“Kami berharap setiap penonton bisa menemukan alasan mereka sendiri untuk menikmati acara ini, sekaligus mendapatkan pengalaman baru dari musisi yang mungkin belum pernah mereka saksikan secara langsung,” lanjut Abeth.
Pemilihan Purwokerto sebagai lokasi acara turut menjadi bagian dari konsep penyelenggaraan tahun ini. GOR Satria diharapkan dapat menjadi ruang pertemuan bagi penikmat musik dari Purwokerto, Banyumas, dan kota-kota di sekitarnya.
"Kami juga melihat Purwokerto sebagai kota yang memiliki energi dan komunitas musik yang menarik. Karena itu, kami ingin menghadirkan Distorsi Melody X Magnumotion Ground sedekat mungkin dengan penikmat musik di Purwokerto dan sekitarnya. Dengan acara yang tinggal beberapa hari lagi, kami mengajak seluruh penonton untuk bersiap menikmati satu hari penuh dengan berbagai warna musik di GOR Satria," tutup Abeth.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan