Lollapalooza 2026 (Foto: Instagram/lollapalooza)
Lollapalooza 2026 (Foto: Instagram/lollapalooza)

Idih! Viral Penonton Lollapalooza Oper-oper Kantong Berisi Urine di Tengah Konser

Elang Riki Yanuar • 04 Agustus 2026 23:31
Ringkasnya gini..
  • Video kantong berisi urine yang dioper di tengah penonton Lollapalooza 2026 viral dan menuai kecaman warganet.
  • Insiden kantong urine mengalihkan sorotan dari penampilan musisi di Lollapalooza 2026 dan memicu perdebatan soal etika penonton.
  • Perilaku penonton di festival musik kembali disorot setelah insiden kantong urine viral di Lollapalooza 2026.
Jakarta: Festival musik Lollapalooza 2026 menjadi sorotan bukan hanya karena penampilan para musisinya, tetapi juga ulah sejumlah penonton yang dinilai tidak menjaga etika. Sebuah video yang memperlihatkan kantong berisi urine dioper dari satu orang ke orang lain di tengah kerumunan viral di media sosial.
 
Lollapalooza tahun ini kembali digelar di Chicago, Amerika Serikat, dengan menghadirkan sederet penampil, seperti Olivia Dean, Charli XCX, Tate McRae, Lorde, JENNIE, The xx, hingga The Smashing Pumpkins.
 
Musisi lain yang turut memeriahkan festival tersebut antara lain Geese, Wet Leg, Wolf Alice, Ethel Cain, Turnstile, Lil Uzi Vert, CMAT, Little Simz, Zara Larsson, Clipse, The Neighbourhood, Yungblud, Beabadoobee, dan Sombr.

Video Kantong Urine Tuai Kecaman

Meski sempat menjadi perbincangan karena The Smashing Pumpkins berkolaborasi dengan Olivia Rodrigo hingga aksi Charli XCX melempar pakaian dalam wanita ke arah penonton, perhatian publik justru beralih ke sebuah insiden yang dianggap menjijikkan.

Dalam video yang viral, terlihat sebuah kantong berisi cairan yang diduga urine diletakkan di dalam kotak kardus, lalu dioper dari satu penonton ke penonton lainnya melewati atas kepala kerumunan.
 
"Mengoper kantong berisi urine di tengah kerumunan jelas bukan hal yang bisa dibenarkan," tulis keterangan video tersebut.
 
Tak butuh waktu lama, video itu langsung ramai dibicarakan dan memicu kritik dari warganet yang menilai perilaku tersebut tidak menghormati orang lain sekaligus mengabaikan kebersihan.  

Netizen Pertanyakan Etika Penonton

Banyak pengguna media sosial mempertanyakan mengapa ada penonton yang memilih buang air di dalam kerumunan, alih-alih menggunakan toilet portabel yang telah disediakan panitia.
 
Warganet lain juga mengaku heran bagaimana kejadian seperti itu bisa bermula. Ada pula yang menyebut insiden tersebut menjadi alasan untuk menghindari festival tersebut.
 
"Apa orang-orang sudah tidak tahu fungsi toilet portabel? Atau memang ada masalah besar sehingga orang-orang tidak bisa mengakses toilet? Apa karena kerumunan terlalu padat sampai mereka tidak bisa keluar? Aku benar-benar bingung kenapa ini bisa terjadi," tulis salah satu warganet.
 
"Serius, bagaimana mungkin hal seperti ini bisa terjadi sejak awal?" tulis pengguna lainnya.
 
"Alasan ke-847 kenapa aku menghindari festival ini," komentar seorang pengguna.  

Bukan Kali Pertama Perilaku Penonton Disorot

Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah musisi juga sempat menyoroti masalah kebersihan penonton di konser mereka. Noah Kahan bahkan bercanda meminta Kongres Amerika Serikat mewajibkan penggemarnya memakai popok ke konser setelah ada penonton yang buang air besar di lantai venue.
 
Sementara itu, Olivia Rodrigo mengaku pernah mencium bau tidak sedap dari sejumlah penggemar garis depan yang disebut mengenakan popok agar tidak kehilangan posisi di barisan depan.
 
Kasus serupa juga terjadi dalam konser Morgan Wallen, ketika seorang penonton diduga buang air kecil hingga mengenai satu keluarga beranggotakan empat orang karena enggan meninggalkan tempatnya saat konser berlangsung. 
 
Belum lama ini, konser band metal asal Selandia Baru, Devilskin, juga viral setelah area mosh pit disebut dipenuhi kotoran manusia sehingga mengganggu jalannya pertunjukan.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 

 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA