Wangi Gitaswara (Foto: Dok. Wangi Gitaswara)
Wangi Gitaswara (Foto: Dok. Wangi Gitaswara)

Wangi Gitaswara Meretas Imaji

Hiburan indonesia musik
Cecylia Rura • 12 Mei 2019 07:00
Jakarta: Wangi Gitaswara hadir meramaikan skena musik Indonesia yang tengah menapaki puncak ingar-bingar. Berkiprah sebagai solois, kelak namanya perlahan disandingkan dengan para pendahulunya seperti Danilla, Asteriska, dan Vira Talisa. Debut Wangi Gitaswara dimulai dari panggung kecil-kecilan di sudut kota Bandung.
 
Tiga tahun lalu Wangi berangkat merilis EP Timeless yang memuat tiga nomor lagu, Incognito, Gerimis, dan Brown Sugar Eyes. Proses kreatif lagu banyak berangkat dari spontanitas. Inginnya, warna musik ini tetap dikenang sebagai musik milik Wangi.
 
"Pingin bikin lagu bukan kekinian, yang didengerin kapanpun tetap enak. Tak lekang oleh waktu," terang dara kelahiran 26 Juli 1995 itu saat belum lama ini berkunjung ke kantor Medcom.id.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wangi Gitaswara Meretas Imaji
Wangi Gitaswara (Foto: Dok. Wangi Gitaswara)
 
Proses kreatif Wangi Gitaswara tidak lepas dari literasi fiksi dan penggunaan diksi dari penulis favorit. Tiga nama terlintas dalam benak Wangi tidak lain Dewi Lestari, penulis asal Jepang Haruki Murakami, dan David Levithan.
 
Keseriusan Wangi berlanjut saat merilis album panjang Retas Imaji. Tiga lagu sebelumnya dikombinasikan dengan tujuh lagu yang digarap sendiri dan beberapa dibantu produser musik Wira Achmady. Wangi ingin memberi terpaan lagu bertempo 90-an dengan nuansa sendu. Dapat dibayangkan bagaimana mahasiswi lulusan sarjana hukum ini menggarap lagu setelah terinspirasi dari musik Efek Rumah Kaca, Stars and Rabbit, Lana Del Rey, Radiohead, Copeland, dan Sigur Ros.
 
"Retas Imaji karena itu dua kata yang menggambarkan proses kreatif aku dalam membuat lagu-lagu di album itu. Seperti seseorang introvert dan enggak biasa mengungkapkan perasaan ke orang banyak dan bahkan menyangkalnya. Dia harus meretas, membajak isi kepalanya sendiri," ungkapnya menjelaskan rangkuman Retas Imaji.
 
Wangi Gitaswara Meretas Imaji
Artwork album Retas Imaji. (Foto: Dok. Wangi Gitaswara)
 
Tak berbeda dengan beberapa musisi kebanyakan, Wangi Gitaswara terjun ke dunia musik karena sebuah hobi dan bermodalkan pengalaman sebagai sopran dalam paduan suara. Dalam aksi panggung Wangi Gitaswara membawa gitar akustik dan sesekali tampil bersama full band membawakan 10 nomor lagu dalam aksi panggung. Coba-coba, lalu apa motivasi Wangi Gitaswara mencoba merintis karier solo di dunia musik?
 
"Sesederhana aku mengolah inspirasi supaya bisa menjadi inspirasi bagi orang lain. Karena aku sebelum bikin lagi pasti terinspirasi dari mana-mana. Setelah jadi lagu aku berharap itu bisa menjadi inspirasi banyak orang dalam berkarya," terangnya.
 
Tanpa beban mimpi sebagai bintang besar, Wangi Gitaswara mencoba memberi ruang bagi diri berekspresi dalam syair dan melodi.
 

 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif