Sepultura (Foto: Instagram @sepultura)
Sepultura (Foto: Instagram @sepultura)

Sepultura Gelar Konser Perpisahan di Brasil Tanpa Cavalera Bersaudara

Basuki Rachmat • 28 Mei 2026 13:43
Ringkasnya gini..
  • Sepultura akan menggelar konser perpisahan terakhir di São Paulo usai lebih dari 40 tahun berkarier.
  • Konser final Sepultura menghadirkan reuni Jean Dolabella dan Jairo Guedz, tanpa Max serta Igor Cavalera.
  • Krisiun, Sacred Reich, dan Metal Allegiance dipastikan tampil di konser terakhir Sepultura November 2026.
Jakarta: Band thrash metal legendaris asal Brasil, Sepultura, resmi mengumumkan detail konser terakhir mereka sebagai penutup perjalanan panjang lebih dari empat dekade di industri musik.
 
Melalui unggahan terbaru di akun Instagram resmi @sepultura pada Rabu, 27 Mei 2026, band yang kini digawangi oleh Derrick Green (vokal), Andreas Kisser (gitar), Paulo Jr. (bass), dan Greyson Nekrutman (drum) ini mengonfirmasi akan menggelar konser final di Mercado Livre Arena Pacaembu, São Paulo, Brasil.
 
"Setelah lebih dari 40 tahun membentuk sejarah heavy metal dunia, Sepultura mengucapkan selamat tinggal kepada panggung selamanya," tulis Sepultura.

"Bab terakhir akan ditulis pada 7 November di Mercado Livre Arena Pacaembu, sebuah tempat yang juga merupakan bagian dari sejarah band tersebut," lanjutnya.
 
Pemilihan arena tersebut memang sarat akan nilai historis bagi Sepultura. Lokasi ini merupakan saksi bisu masa jaya mereka sejak awal era 1990-an, terutama lewat panggung ikonik di Praça Charles Miller yang berada tepat di depan stadion. 
 
Konser masa lalu itu menjadi salah satu pilar utama yang mengukuhkan posisi Sepultura sebagai kiblat musik ekstrem di tanah kelahiran mereka. Kini, beberapa dekade berselang, mereka memilih pulang ke titik awal untuk menutup buku sejarah tersebut.
 

Bakal Reuni Bersama Jean Dolabella & Jairo Guedz

Demi menyajikan perpisahan yang monumental, Sepultura memastikan akan memboyong kembali beberapa mantan personel penting mereka ke atas panggung. Di antaranya adalah Jean Dolabella, penabuh drum yang mengawal band ini pada periode 2006–2011, serta Jairo Guedz, gitaris awal bentukan orisinal Sepultura sebelum posisinya digantikan oleh Andreas Kisser.
 

Tanpa Cavalera Bersaudara

Namun, di tengah antusiasme reuni tersebut, duo pendiri sekaligus motor awal Sepultura, Max dan Igor Cavalera, dipastikan absen.
 
Meski manajemen Sepultura dalam beberapa tahun terakhir telah membuka pintu lebar-lebar bagi keduanya untuk bergabung dalam momen perayaan ini, Cavalera bersaudara memilih cara lain untuk menghormati warisan musik mereka. Keduanya saat ini aktif menggelar tur mandiri dengan membawakan ulang materi-materi emas dari era awal Sepultura.
 
​"Aku dan Igor memiliki jalan kami sendiri, kami sedang mengerjakan proyek kami sendiri. Kami menggarap ulang materi lama itu di waktu kami sendiri. Cara kami mengerjakannya adalah cara yang selalu kami lakukan, yaitu murni dari hati. Bagi kami, sangat istimewa untuk melestarikan legacy itu dengan cara ini," ungkap Max Cavalera dalam wawancara bersama Full Metal Jackie, dikutip dari Loudwire, Kamis, 28 Mei 2026.
 

Dipanaskan oleh Jajaran Unit Metal Veteran

Untuk band pembuka konser perpisahan mereka, Sepultura telah menyiapkan jajaran unit cadas legendaris yang juga memiliki keterikatan sejarah panjang dalam perjalanan karier mereka untuk bertindak sebagai band pembuka.
 
​Proyek sampingan band all-star milik Andreas Kisser, Metal Allegiance, dijadwalkan tampil memanaskan arena. Tak sendirian, raksasa death metal kebanggaan Brasil, Krisiun, serta veteran thrash metal asal Amerika Serikat, Sacred Reich, juga dipastikan ambil bagian demi melepas kepergian Sepultura di puncak tertinggi mereka.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA