Dimulai tepat pukul 19.25 WIB, konser garapan Kolam Ikan Creative Communication ini dibuka dengan atmosfer nostalgia yang kental. Trek ikonis "Khayalku" dan "Angin Malam" dari album legendaris Badai Pasti Berlalu (1977) yang merupakan original soundtrack film drama romantis dari sineas legendaris Teguh Karya ini berkumandang merdu lewat vokal penyanyi Dearly Dave, yang diiringi orkestrasi apik dari Demas Narawangsa, Yankjay, dan kawan-kawan.
Erros Djarot Mengenang Sahabat Seperjuangan
Usai pembukaan yang manis, Erros Djarot naik ke atas panggung untuk menyapa penonton. Dalam sambutannya, Erros pun tak lupa mengenang rekan-rekan seperjuangannya di album tersebut yang kini telah tiada."Sebetulnya malam ini janjinya saya itu nggak bikin apa-apa. Cuman katanya nggak resmi kalau saya nggak bicara," tutur Erros Djarot.
"Saya harus berterima kasih kepada para pengunjung dan penonton semua. Terus terang, 'Badai' Pasti Berlalu itu tidak ada artinya tanpa dukungan teman-teman semua," ungkap Erros Djarot.
"Saya disuruh cerita sedikit tentang 'Badai'. Tinggallah saya yang hidup. Kawan saya sesam pencipta, Jockie Suryo Prayogo, Chrisye, kemudian Debby Nasution, semuanya sudah mendahului saya. Karena mungkin saya paling nakal jadi saya lebih awet," lanjutnya yang disambut tawa dan tepuk tangan hangat penonton.
Ia juga menegaskan bahwa mahakarya Badai Pasti Berlalu tidak akan menjadi apa-apa tanpa dukungan abadi dari para penikmat musik Indonesia selama berdekade-dekade.
Baca Juga :
El Rumi dan Syifa Hadju Resmi Menikah
Persembahan dari Once Mekel hingga Monita Tahalea
Panggung semakin syahdu saat Monita Tahalea membawakan "Merepih Malam". Ia kemudian berduet dengan Rio Febrian dalam lagu "Semusim Bersemi Bunga", diiringi dentingan kibordis legendaris KLa Project, Adi Adrian.Suasana Balai Sarbini pun kian memanas ketika Once Mekel mengambil alih kendali. Dengan karakter vokal khasnya, Once membawakan "Selamat Jalan Kasih" dan "Merpati Putih" yang merupakan persembahan spesial untuk istri Erros Djarot, Dewi Triyadi.
"Bicara soal Erros Djarot itu luas sekali; sutradara, budayawan, hingga politisi hebat. Tapi di sini kita bicara tentang 'Badai Pasti Berlalu', salah satu album paling fenomenal yang pernah ada," puji Once sebelum melantunkan lagu "Merpati Putih".
Kolaborasi Lintas Generasi: Ardhito Pramono Bersama Diva Pop Tanah Air
Sisi segar ditampilkan oleh musisi muda Ardhito Pramono yang membawakan lagu "Malam Pertama". Ardhito juga berkesempatan melakukan duet bersejarah bersama Sang Diva, Vina Panduwinata, lewat lagu "Hening", karya Erros Djarot yang dipopulerkan oleh Chrisye, Rafika Duri, dan Trio Libels.Tak mau ketinggalan, Titi DJ sukses mengajak seluruh penonton sing-along saat melantunkan "Cintaku". Menjelang klimaks, Rio Febrian kembali menghibur lewat "Baju Pengantin", disusul Once Mekel dengan lagu "Pelangi".
Konser pun ditutup secara syahdu dengan kolaborasi dua diva, Titi DJ dan Vina Panduwinata, dalam lagu "Serasa".
Sebagai penutup malam konser tersebut, Erros Djarot pun kembali ke atas panggung untuk memberikan salam perpisahan yang menyentuh.
"Terima kasih sekali lagi, i love u all. Tanpa kalian kita bukan apa-apa. Sekali lagi yang saya bisa berikan pada kalian adalah 'my sincere love' (cintaku yang tulus). I love u all," tutup Erros Djarot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News