Hal tersebut disampaikan Nadhif saat ditemui Medcom.id di kantor Trinity Optima Production, kawasan Melawai, Jakarta Selatan.
"Jakarta belum sempat bikin yang besar, sejujurnya ya karena masih belum pede saja sih, saya kurang percaya diri saja memang," tutur Nadhif.
Penyanyi berusia 26 tahun ini menerangkan bahwa keraguan yang berkecamuk di dalam benaknya bukan karena ia meragukan kesetiaan para penggemar, melainkan karena rasa takut yang berlebihan terhadap respons pasar.
"Dari segi macam-macam, dari mulai segi pendengar, saya takut nggak ada yang beli. Ya kekhawatiran-kekhawatiran yang sebenarnya nggak perlu dikhawatirkan gitu lho. Saya tahu betul bahwasanya pendengarnya ada kok," ungkapnya.
Meski mayoritas pendengar digitalnya terpusat di Indonesia, ia justru kebanjiran permintaan manggung yang masif dari publik Malaysia. Antusiasme luar biasa dari Negeri Jiran itu pun diakui Nadhif menjadi salah satu portofolio paling berkesan sepanjang kariernya bermusik.
"Masalahnya pendengar saya itu lebih banyak di Indonesia, tapi ya enggak tahu kenapa ada terus demand (permintaan) dari sana (Malaysia). Hal itu yang akhirnya bikin saya dan tim juga kayak, 'Oke lah jalan saja.' Dan waktu kita manggung di Kuala Lumpur, tepatnya di Zepp KL, tiket kita full sold out sebanyak 2.000 tiket," kenang Nadhif.
Bahkan, konser dengan jumlah penonton terbesar yang pernah dijalaninya hingga kini justru berlangsung di Selangor, Malaysia.
"Audiens atau panggung terbesar saya selama saya berkarier itu di Selangor, itu 30.000 orang. Jadi kayak sebegitunya ternyata antusiasmenya teman-teman di Malaysia," ungkap Nadhif.
Siapkan Konser Tunggal Lebih Besar di Jakarta
Meski masih belum percaya diri menggelar konser di venue berkapasitas besar, Nadhif mengungkapkan bahwa dirinya bersama tim tengah mempersiapkan konser tunggal dengan skala yang lebih besar di Jakarta.Selama ini, konser tunggal yang ia gelar umumnya masih berada di kisaran kapasitas 500 hingga 1.000 penonton.
"Kalau di Indonesia insyaallah sesegera mungkin. Konser tunggal sebenarnya sering juga sih sebenarnya cuma memang kapasitasnya belum sebesar Tennis Indoor gitu ya. Saya mungkin kapasitasnya 500 sampai 1000 gitu, belum bisa mungkin di atas 2000 atau 3000. Tapi hopefully by the end of the year apa akhir tahun gitu ya saya memang lagi planning sama tim saya gitu," ujar Nadhif.
Ia mengatakan, saat ini proses perencanaan masih terus dimatangkan, termasuk pengembangan konsep kreatif dan arah artistik yang akan dihadirkan dalam konser tersebut.
"Iya tapi ini benar benar saya memang planning untuk apa lagi mau develop dan garap idenya dan creative direction-nya seperti apa untuk panggung di masa depan yang yang mungkin lebih besar dan bisa mencakup lebih banyak teman-teman pendengar terutama di Jakarta ya, karena gue belum pernah bikin di Jakarta," tutupnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda