Glenn Fredly (Foto: Purba Wirastama)
Glenn Fredly (Foto: Purba Wirastama)

Glenn Fredly, Pahlawan Musik Indonesia

Hiburan musisi meninggal Glenn Fredly Meninggal
Agustinus Shindu Alpito • 08 April 2020 21:28
Saya masih ingat betul, mengatur janji dengan Glenn Fredly untuk wawancara program Shindu's Scoop. Awalnya, wawancara akan kami lakukan di Bandung, pada saat festival musik The Papandayan Jazz 2019. Rencananya, saya akan membahas salah satu album paling berpengaruh dalam sejarah musik pop Indonesia, yaitu Selamat Pagi Dunia. Album terbaik dalam diskografi Glenn yang sekaligus membawanya jadi salah satu penyanyi solo pria terbaik yang pernah kita punya.
 
"Bung, ada waktu sekitar satu jam untuk wawancara?" sapa saya di area kolam renang The Papandayan Hotel, Bandung.
 
"Bisa dong bro, nanti jam 6 ya," jawab Glenn antusias.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saya segera bergegas menyiapkan peralatan teknis dan juga ruangan untuk wawancara. Waktu itu sekitar pukul 16.30. Glenn akan tampil pada malam hari, sekitar pukul 22:00. Menjelang pukul 18:00, saya kembali menyambangi Glenn yang masih asik nongkrong dengan teman-temannya, para personel The Bakucakar.
 
"Bro, sorry kita wawancara di Jakarta aja ya, di M Bloc, biar lebih banyak waktunya. Selasa gimana? Gue udah lama banget nggak ketemu anak-anak (merujuk pada para personel The Bakucakar)," kata Glenn. Sejurus kemudian, Glenn memanggil road manager-nya untuk mempersiapkan jadwal wawancara kami. Saya pun mengerti, di tengah kesibukan beliau, tentu bercengkrama dengan para sahabat jadi hal yang sangat langka dan berharga.
 
Namun, rencana itu kembali dijadwalkan ulang, sampai pada akhirnya saya mendengar kabar duka pada Rabu, 8 April 2020. Glenn Fredly meninggal dunia.
 
Glenn adalah pahlawan musik era kini. Dia banyak memperjuangkan hak musisi. Dia vokal dalam melihat problematika sosial. Glenn jernih dalam mengutarakan gagasan-gagasannya. Pikirannya terbuka, pergaulannya luas menembus sekat-sekat musik. Dari pengamen sampai diva, dari pemodal sampai jurnalis, semua sangat diperlakukan baik oleh Glenn. Dia tak sungkan menyapa lebih dulu bila bertemu di keramaian. Ramah sekali.
 
Glenn tipikal musisi yang tak sungkan menghabiskan waktu doorstop lama dengan para jurnalis. Alih-alih menghindar, Glenn justru biasa meladeni ragam pertanyaan jurnalis. Kalau pembahasannya cocok - semisal topik budaya, sosial, politik - dia bahkan bisa "nongkrong" lebih lama dengan wartawan. Tak berjarak.
 
Ada beberapa hal yang membuat saya merasa pantas menyematkan julukan pahlawan musik pada diri Glenn Fredly. Selain - tentu saja - karyanya yang berdampak besar pada industri musik pop Indonesia. Glenn juga aktif dalam berbagai pergerakan sosial, politik, dan budaya.
 
Salah satu kiprah Glenn yang luar biasa adalah kontribusinya dalam mendukung Ambon sebagai Kota Musik.
 
"Izinkan saya di tengah keriaan dan kegembiraan. Kalau teman-teman mendengar kabar, bahwa lagu ini saya dedikasikan untuk teman-teman yang datang dari Timur. Karena kemarin badan internasional dari UNESCO menetapkan Ambon sebagai kota musik pertama di Asia Tenggara. Ini adalah kerja kolektif bentuk cinta terhadap Indonesia," kata Glenn sebelum membawakan lagu Rasa Sayange dan Timur dalam Tur dan Festival Sewindu Tulus, 1 November 2019.
 
"Kenapa saya ceritakan tentang Indonesia Timur, yang harus Anda tahu Indonesia Timur tidak boleh ada keburukan atau minor yang kalian baca. Itu sebabnya saya ingin merayakan menjadi Indonesia dan dimulai dari Timur karena mereka adalah saudara-saudara kita yang selalu menjadi inspirasi buat Anda semua malam ini," kata Glenn.
 
Peran Glenn dalam mendorong Ambon sebagai Kota Musik adalah satu dari sekian banyak kampanye sosial yang dia lakukan. Pada medio 2012 misal, dia sempat mendukung agar studio legendaris Lokananta aktif kembali setelah mati suri cukup lama. Dia tak asal berwacana, Glenn memboyong grup yang biasa mengiringinya, The Bakucakar, ke Solo. Hasilnya, sebuah album live yang direkam di studio Lokananta.
 
Apa yang dilakukan Glenn membuat segenap masyarakat, termasuk musisi-musisi muda, melihat kembali potensi Lokananta.
 
Saat masyarakat terpecah pada masa Pemilu. Glenn juga tak ambil diam. Meski dia mendukung Jokowi, tapi tak henti Glenn menyuarakan pesan perdamaian dan persatuan. Sikapnya tegas soal ini, dalam berbagai kesempatan dia selalu mengingatkan agar masyarakat tak terpecah belah dengan berbagai provokasi. Glenn seolah tak peduli apa yang dilakukannya dapat berdampak pada kariernya. Dia teguh pada pandangan-pandangan sosialnya.
 
Hari ini, banyak cara yang dilakukan para musisi untuk mewujudkan rasa peduli. Tetapi, apa yang dilakukan Glenn Fredly, amat patut kita hormati. Glenn adalah pahlawan musik dalam arti sesungguhnya. Dia memberi arti di tiap ruang-ruang yang diisinya. Memperjuangkannya dengan keringat dan lebih dari sekadar sikap peduli, yaitu aksi nyata.
 
Hari ini, akan selalu dikenang dalam perjalanan musik Indonesia. Seorang pejuang musik sejati berpulang. Di tengah duka karena pandemi korona, masyarakat terpukul dengan kepergian sosok yang tak tergantikan. Musisi yang karya-karyanya dekat sekali dengan kita. Musisi yang menghadirkan lagu yang setia menemani kita, apapun situasinya.
 
Selamat jalan, Bung! Terimakasih yang tak terhingga atas semua yang telah Bung berikan untuk kami semua.
 



 

(ASA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif