Baim Wong (Foto: instagram)
Baim Wong (Foto: instagram)

Baim Wong Bersyukur Semua Akan Baik-Baik Saja Raih 4 Nominasi Penghargaan Film

Elang Riki Yanuar • 10 September 2026 19:27
Ringkasnya gini..
  • Semua Akan Baik-Baik Saja garapan Baim Wong meraih empat nominasi Cinemag Magz sebagai apresiasi atas kerja keras pemain dan kru.
  • Baim Wong menganggap kepercayaan pemain menjadi pencapaian penting dalam perjalanan kariernya dari aktor hingga sutradara dan produser.
  • Baim Wong bersyukur filmnya mendapat respons positif sekaligus kritik penonton yang menjadi bahan evaluasi untuk menghasilkan karya berikutnya.
Jakarta: Film Semua Akan Baik-Baik Saja garapan Baim Wong mendapat apresiasi di ajang penghargaan perfilman Cinemag Magz. Film tersebut berhasil membawa pulang empat nominasi.

Baim Wong menyambut pencapaian tersebut dengan rasa syukur. Bagi dia, nominasi itu bukan hanya menjadi pengakuan terhadap film yang disutradarainya, tetapi juga apresiasi bagi seluruh pemain dan kru.

Menurut Baim, proses membuat film tidak bisa dilepaskan dari kerja sama banyak pihak. Setiap orang yang terlibat memiliki peran untuk membangun cerita hingga akhirnya bisa dinikmati penonton.

Hal itu menjadi tantangan tersendiri dalam penggarapan Semua Akan Baik-Baik Saja. Film tersebut mempertemukan aktor senior dengan sejumlah pemain yang masih tergolong pendatang baru di industri perfilman.

Jajaran pemain berpengalaman yang terlibat di antaranya Reza Rahadian, Christine Hakim, Raihaanun, Happy Salma, Teuku Rifnu Wikana, Asri Welas, Chew Kin Wah, Ari Irham, Rebecca Tamara, Aimee Sarah, Erick Estrada, Amanda Soekasah, Janna Soekasah, Muzakki Ramdhan, Niagra Kautsar, Benedictus Siregar, dan Vanessa Calista.

Sementara itu, sejumlah wajah baru juga mendapat ruang untuk bermain dalam film tersebut. Mereka antara lain Malika Shaqena sebagai Syafa, Aquene sebagai Malika, Alim, Ade Rai sebagai Kaka Rai, serta Ageng Caritos yang memerankan Don CorLeone.

Perbedaan pengalaman para pemain membuat Baim harus bekerja lebih keras sebagai sutradara. Dia perlu memastikan setiap aktor memahami karakter masing-masing sekaligus menjaga agar seluruh penampilan tetap menyatu dengan cerita.

Karena itu, empat nominasi yang diterima Semua Akan Baik-Baik Saja terasa istimewa bagi Baim. Apresiasi tersebut dinilai menjadi bukti bahwa proses panjang selama produksi mendapat tempat di mata insan perfilman.

“Kerja keras untuk menyatukan mereka semua itu, senang banget bisa diapresiasi sebagai nominasi, bahkan sama filmnya itu sendiri. Terima kasih buat Cinemag Magz yang sudah mengapresiasi kerja keras kita,” ujar Baim Wong. 

Pencapaian tersebut juga menjadi bagian dari perjalanan Baim dalam mengembangkan karier di industri hiburan. Dia tidak langsung berada di posisi sebagai sutradara dan produser seperti sekarang.

Baim lebih dulu dikenal sebagai aktor sinetron. Setelah itu, dia memperluas aktivitasnya ke dunia digital dengan menjadi kreator konten YouTube sebelum kembali mengembangkan karier di bidang perfilman.

Perjalanan tersebut membuat Baim harus terus beradaptasi dengan peran yang berbeda. Dari berada di depan kamera, dia kemudian belajar memahami proses kreatif dari sisi lain hingga akhirnya dipercaya mengarahkan sebuah film.

“Dari sinetron, beranjak ke YouTube, beranjak ke film, dari aktor menjadi content creator, dan sekarang jadi director bahkan producer. Itu lompatan-lompatan yang tidak mudah, harus ada dedikasi,” tuturnya.

Menurut Baim, perjalanan tersebut tidak selalu mudah. Setiap perubahan membutuhkan keberanian untuk belajar, beradaptasi, dan menerima tantangan baru yang belum tentu langsung terlihat hasilnya.

Karena itu, kepercayaan dari para pemain menjadi hal yang sangat berarti bagi Baim. Bahkan sebelum filmnya mendapatkan nominasi, dia sudah merasa bangga ketika para aktor bersedia menyerahkan karakter mereka untuk diarahkan olehnya.

“Ketika pemain mengiyakan karakternya untuk disutradarai sama saya aja saya udah bangga. Kepercayaan mereka itu melebihi segalanya, apalagi sampai jadi nominasi,” katanya.
Selain penghargaan, Baim juga melihat respons penonton sebagai bagian penting dari perjalanan Semua Akan Baik-Baik Saja. Dia bersyukur karena film tersebut mendapat respons positif dari sebagian masyarakat.

Namun, Baim tidak ingin hanya mendengarkan pujian. Menurut dia, kritik dan masukan dari penonton juga dapat menjadi bahan pembelajaran untuk memperbaiki karya berikutnya.

“Alhamdulillah banyak juga yang suka. Ada juga yang bilang baiknya seperti apa, kita dengerin semuanya,” ujarnya.

Baim berharap nominasi yang diterima Semua Akan Baik-Baik Saja tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi. Dia ingin apresiasi tersebut ikut menjadi penyemangat bagi seluruh pemain dan kru yang terlibat.

Di tengah perjalanan kariernya yang terus berkembang, Baim juga berharap perfilman Indonesia semakin maju. Dia ingin terus menghasilkan film yang dapat diterima penonton sekaligus memberikan warna bagi industri film Tanah Air.

“Pesannya cuma satu, saya ingin film Indonesia naik terus, dan saya akan bikin film yang insyaAllah bagus terus,” pungkas Baim.








 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA