"Sudah empat kali main film Bang Joko (Joko Anwar). Dan ini baru terornya," kata salah satu Perempuan Tanah Jahanam, Tara Basro, dalam segmen Silent Talks, Playfest 2019, di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu 25 Agustus 2019.
Selain lebih menyeramkan, kata Tara, film tersebut bakal memutar otak para penontonnya. Dia juga menyebut, proses pembuatan film sangat menantang namun menyenangkan.
"Ini paling menyenangkan. Tapi secara teknikal dan performance, menantang buat aku dan pemain lainnya," sambung dia.
Hal itu juga disampaikan pemeran lainnya, Ario Bayu. Menurut dia, film tersebut bakal menampilkan pengalaman baru dalam karya layar lebar.
"Ini dimensi baru bagi kami memainkan dalam sebuah film," ujar dia.
Namun Ario enggan ketika ditanyakan mengenai detil film tersebut. Dia mengajak para penonton menyaksikan karya tersebut dengan sebuah pengalaman baru.
"Siap-siap untuk nonton dan menikmati cinematic experience dalam film aja," tandas dia.
Sebelumnya, film tersebut rampung produksi selama satu bulan sepanjang Maret hingga April 2019.
Proses produksi dilakukan di pedalaman Jawa Timur. Film ini dibintangi Tara Basro, Marissa Anita, Asmara Abigail, Christine Hakim, Ario Bayu, dan Aghniny Haque.
Dalam peredaran internasional, film ini diberi judul Impetigore, Perempuan Tanah Jahanam adalah proyek yang dipersiapkan sejak sepuluh tahun lalu. Film ini digarap penulis sekaligus sutradara Joko Anwar berama produser film The Wailing.
Perempuan Tanah Jahanam diproduksi atas kerjasama BASE Entertainment, Ivanhoe Pictures, Rapi Films, CJ Entertainment, dan Logika Fantasi. Perempuan Tanah Jahanam akan tayang di bioskop 17 Oktober 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News