Rangkaian acara tersebut menjadi momen untuk mengenang perjalanan panjang semesta Danur yang telah hadir hampir sepuluh tahun di industri film Indonesia.
Acara bertajuk Road to Danur: The Last Chapter itu dimulai pada Rabu, 4 Maret 2026. Dalam kegiatan tersebut, para pemain dan kru film diajak menelusuri sejumlah lokasi yang memiliki kenangan penting dalam kehidupan Risa Saraswati. Kegiatan ini juga menjadi cara untuk melihat kembali jejak perjalanan cerita yang selama ini menjadi inspirasi film Danur.
Beberapa pemeran utama ikut dalam kegiatan tersebut. Prilly Latuconsina yang sejak awal memerankan karakter Risa hadir bersama Zee Asadel yang berperan sebagai Riri serta Dito Darmawan yang memerankan Dimas. Sutradara Awi Suryadi dan penulis naskah Lele Laila juga turut mengikuti rangkaian kegiatan napak tilas tersebut.
Dalam salah satu agenda, Risa Saraswati mengajak para pemain dan kru berkeliling Bandung menggunakan Bandung Tour on Bus atau Bandros. Selama perjalanan tersebut, ia menceritakan kembali kisah tentang para sahabat gaibnya serta berbagai tempat yang berkaitan dengan semesta Danur seperti Asih, Canting, dan Ivanna.
Perjalanan kemudian berlanjut ke sebuah sekolah dasar yang disebut sebagai tempat Risa pertama kali bertemu dengan Peter dan kawan-kawannya. Di lokasi tersebut, tim Jurnal Risa mencoba melakukan komunikasi spiritual dengan beberapa sosok yang selama ini dikenal dalam cerita Danur.
Pengalaman itu menjadi hal baru bagi sebagian kru film. Sutradara Awi Suryadi bahkan mengaku merasakan pengalaman yang berbeda setelah hampir sepuluh tahun terlibat dalam produksi film Danur.

Keesokan harinya, suasana dibuat lebih santai melalui kegiatan olahraga bersama. Para pemain film dan tim Jurnal Risa mengadakan Fun Padel Match yang mempertemukan Prilly Latuconsina, Zee Asadel, dan Dito Darmawan dengan Risa Saraswati serta anggota tim Jurnal Risa lainnya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup melalui acara Intimate Showcase yang digelar di Auditorium Bandung Creative Hub pada Jumat, 6 Maret 2026. Dalam acara tersebut, Risa Saraswati bertemu langsung dengan para penggemar yang telah mengikuti kisah Danur sejak film pertamanya.
Pada momen tersebut, Prilly Latuconsina membacakan sebuah surat yang ia tulis untuk Peter cs. Surat itu menjadi ungkapan rasa terima kasih karena telah memberinya kesempatan memerankan sosok Risa selama hampir satu dekade.
“Terima kasih kalian telah menerimaku memerankan sosok Risa, sahabat yang begitu kalian sayangi. Arti persahabatan yang tidak berhenti oleh waktu, tidak terhalang oleh dunia yang berbeda. Salam hangat dariku, sampai jumpa suatu hari nanti,” ucap Prilly dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca.
Suasana semakin emosional ketika Risa Saraswati menyampaikan pesan dari salah satu sahabat gaibnya, Hendrick, yang ditujukan kepada Prilly.
“Tidak semua bisa menerima film Danur berakhir, tapi saya akan membuat teman-teman saya untuk tidak menangis,” ujar Hendrick melalui perantara Teh Risa.
Risa Saraswati juga menyampaikan perasaannya tentang berakhirnya perjalanan panjang Danur di layar lebar. Ia mengaku momen tersebut terasa berat karena kisah ini telah menjadi bagian besar dalam hidupnya.
“Gak ada lagi Prilly sebagai Risa, gak ada lagi Peter cs di layar ajaib seperti yang mereka bilang,” ucap Teh Risa sambil memeluk Prilly.
Acara penutup juga diisi dengan penampilan langsung Risa Saraswati yang membawakan beberapa lagu. Salah satunya adalah lagu “Abdi Teh” yang telah lama dikenal oleh para penggemar sejak film Danur pertama dirilis pada 2017.
Setelah hampir sepuluh tahun menemani penonton Indonesia, kisah Risa Saraswati dan Peter cs akhirnya mencapai bab terakhir melalui Danur: The Last Chapter. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 18 Maret 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News