"Saya sendiri sudah punya mimpi untuk buat film layar lebar," kata Chandra ketika ditrmui di FX Sudirman, Jakarta, Selasa 25 Februari 2020.
Chandra banting setir menjadi sutradara karena mulai jenuh sebagai YouTuber saat ini. Terjadi pergeseran konten yang tak lagi sesuai dengan konsep YouTube-nya.
"Saya bisa bertahan selama 12 tahun di YouTube karena punya konten yang berbeda dari yang lain. Tapi sekarang jumlah penonton YouTube sudah mengalami pergeseran konten, maka dari itu saya buat sebuah film," ucapnya.
Dia mengatakan, film Bucin terlintas ketika dirinya berbincang dengan rekan seprofesinya, Andovi dan Jovial da Lopez yang telah memiliki konten yang sama di kanal YouTube mereka. Kedua sahabatnya itu lantas mendukung konten Bucin diadaptasi ke layar lebar.
"Terjun ke dunia film ini merupakan ajakan dari Dovi bersaudara. Kami sepakat untuk bikin film debut dengan judul Bucin," papar dia.
Bersama rekan-rekannya dan Rapi Films akhirnya Chandra menyelesaikan film layar lebar perdananya bertajuk Bucin. Dia menggadang film ini menghadirkan drama komedi yang berbeda.
"Saya ingin merasa film ini menarik bukan karena komedi dan juga percintaan. Saya juga tertantang untuk bisa mematahkan judul film yang kerap kali diremehkan," tandasnya.
Bucin bercerita tentang empat sekawan, Andovi da Lopez, Chandra Liow, Tommy Limmm, dan Jovial da Lopez yang selalu diperbudak cinta (Bucin). Agar tak menerus diperbudak cinta, mereka memutuskan mengikuti kelas anti bucin agar lebih dewasa menjalani kehidupan asmara.
Mulanya tak ada yang aneh dengan kelas anti-bucin yang mereka ikuti. Namun lambat-laun, tanpa disadari, metode pengajaran di kelas ini justru membuat hubungan mereka dengan pasangan masing-masing menjadi bermasalah.
Bucin diproduseri Gope T Samtani. Film ini dibintangi Tommy Limmm, Andovi da Lopez, Susan Sameh, Karina Salim, Widika Sidmore, Kezia Aletheia, Chandra Liow dan lainnya. Bucin tayang serentak pada 26 Maret 2020 di bioskop seluruh Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News