Hingga 29 April 2026, Ghost in the Cell resmi menembus angka 2 juta penonton. Tepatnya, film tersebut telah meraih 2.012.571 penonton pada hari ke-13 penayangannya di bioskop. Pencapaian ini menjadi salah satu bukti besarnya antusiasme masyarakat terhadap film tersebut sejak awal penayangan.
Kabar ini juga dibagikan langsung oleh Joko Anwar melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengunggah poster perolehan jumlah penonton sekaligus menyampaikan rasa terima kasih kepada para penonton film Indonesia yang telah memberikan sambutan hangat.
“Dengan segala kerendahan hati, terima kasih penonton film Indonesia yang udah mau menerima Ghost in the Cell. Sambutan yang hangat ini membuat kami bertekad untuk terus belajar dan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk film Indonesia. Terima kasih terima kasih terima kasih. Di hari ke-13 Ghost in the Cell sudah mencapai 2 juta penonton,” tulis Joko Anwar dalam unggahan tersebut.
Antusiasme penonton sebenarnya sudah terlihat sejak hari pertama penayangan pada Jumat, 16 April 2026. Pada hari itu, Ghost in the Cell langsung mencatat 154.279 penonton. Jumlah tersebut terus meningkat secara signifikan hingga akhirnya berhasil menembus 1 juta penonton hanya dalam waktu enam hari.
Tak hanya sukses di dalam negeri, film ini juga berhasil menarik perhatian pasar internasional. Pada Kamis, 23 April 2026, Joko Anwar mengungkapkan bahwa Ghost in the Cell telah dibeli oleh 86 negara melalui distributor Plaion Pictures.
Plaion Pictures sebelumnya dikenal menangani sejumlah film besar dunia seperti Parasite dan Anatomy of a Fall. Pencapaian ini membuat Ghost in the Cell mencatat sejarah baru bagi industri perfilman Indonesia.
“Ghost in the Cell kini memegang rekor sebagai film Indonesia yang dijual ke negara terbanyak dalam sejarah perfilman Tanah Air, dengan distribusi mencapai 86 negara,” ungkap Joko Anwar.
Mengusung genre horor komedi, Ghost in the Cell menghadirkan kisah kehidupan para narapidana di sebuah lembaga pemasyarakatan yang dipenuhi tekanan, ketidakadilan, dan kekerasan. Cerita semakin menegangkan ketika seorang tahanan baru datang dan serangkaian kematian misterius mulai terjadi.
Para penghuni lapas pun harus menghadapi teror yang tidak hanya datang dari sesama narapidana, tetapi juga dari misteri yang perlahan terungkap di balik tembok penjara. Alur cerita yang intens membuat penonton terus dibuat penasaran hingga akhir film.
Selain cerita yang unik, Ghost in the Cell juga menawarkan kualitas visual yang kuat dan artistik. Nuansa gelap yang mendominasi film dipadukan dengan elemen komedi yang terasa pas, sehingga menghadirkan pengalaman menonton yang berbeda dari film horor pada umumnya.
(Maiza Jasmine A.R)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News