Film ini bercerita tentang Nabil (Kirana Larasati) yang mendapat persoalan finansial cukup pelik. Rasanya, semua jalan buntu untuk menyelesaikan persoalan itu. Nabil yang tinggal di Yogyakarta terpaksa mencari uang yang cukup banyak dalam tempo yang sangat singkat jika ingin menyelamatkan keluarganya.

Harapan datang dari seorang turis asal India bernama Azan Khan (Shaheer Sheikh). Keduanya lantas terlibat petualangan kocak.
Gegar budaya yang terjadi antara Nabil dan Azan pun jadi bumbu utama dalam film ini. Setidaknya, ada tiga bahasa utama yang tampak dalam film ini, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan bahasa India.
Latar tempat di Yogyakarta juga ikut menyumbang dialek kental bahasa Jawa ala Yogyakarta.

Pada jumpa pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2015), Hanung Bramantyo selaku produser memaparkan bahwa ada ragam kultur yang diangkat dalam film ini, sebagai cerminan juga apa yang terjadi di Yogyakarta selaku kota yang memang jadi tujuan para turis.
"Kenapa Yogya dan kenapa Shaheer? Shaheer datang sebagai Arjuna, Yogya memiliki kedekatan dengan wayang. Konsep Arjuna di Jawa biasanya yang jadi Arjuna itu perempuan. Sedangkan, di India, Arjuna itu laki-laki. Saya menggambarkan Arjuna yang disukai ibu-ibu. Saya ingin jadi cross culture, Arjuna seperti itu tinggal di Yogya. Ada dialektika dua kultur," papar Hanung.
Hal serupa juga diungkapkan sutradara Senoaji Julius, "Yang saya angkat, ini value dari sebuah keluarga yang memiliki lokalitas, tetapi justru diselamatkan oleh orang luar."
Shareer sebelumnya memang lekat dengan citra Arjuna. Dalam serial televisi "Mahabharat," dia sukses menghipnotis masyarakat Indonesia lewat sosok Arjuna yang menjanjikan kepuasan visual bagi kaum hawa.
"Turis Romantis" mulai tayang di bioskop pada 23 April.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News