Poster film KNK: Santa Claus dari Jakarta (Foto: MAXStream)
Poster film KNK: Santa Claus dari Jakarta (Foto: MAXStream)

7 Fakta Menarik di balik Film KNK: Santa Claus dari Jakarta

Hiburan Film Indonesia ulasan film Film Santa Claus dari Jakarta
Sunnaholomi Halakrispen • 11 Desember 2021 12:40
Jakarta: Film Indonesia berjudul KNK: Santa Claus dari Jakarta telah tayang di MAXStream. Film yang layak ditonton bersama keluarga ini bertema Natal. Ceritanya yang unik berhasil menarik perhatian para penonton.
 
Berikut ini tujuh fakta menarik di balik film KNK: Santa Claus dari Jakarta.

1. Berawal dari tantangan

Abraham Rionaldi selaku penulis skenario film ini mengatakan, dia senang menyaksikan film Home Alone setiap menjelang Hari Raya Natal. Hingga akhirnya, Aldi, sapaannya, merasa bosan. Ketika berbincang dengan salah satu sahabatnya, dia mendapatkan tantangan menulis skenario film bertema Natal.
 
"Sahabat saya yang berprofesi sebagai sutradara, Bobby Prasetyo, mengajukan tantangan untuk saya menulis film Natal yang Indonesia banget. Dan tiga bulan setelah tantangan tersebut, saya datang lagi dengan skenario di tangan," kenang Aldi, kepada Medcom.id.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian, dia bertekad mewujudkan naskah yang dibuatnya untuk dijadikan film. Namun, lantaran jadwal Bobby bentrok dengan projek lain, KNK: Santa Claus dari Jakarta digarap oleh sutradara Jay Sukmo.
 
"Mudah-mudahan di tahun-tahun mendatang rakyat Indonesia memiliki kebiasaan baru yaitu menonton film KNK: Santa Claus dari Jakarta ini di saat Natal," tutur Aldi.

2. Terinspirasi dari anak

Inspirasi cerita film KNK: Santa Claus dari Jakarta juga menarik. Awalnya, Abraham Rionaldi berjalan-jalan dengan anaknya, Bruce Wayne Rionaldi, dan bertemu dengan Badut Santa Claus. Kala itu, buah hatinya sangat bahagia berfoto dengan sang badut.
 
"Inspirasinya didapat ketika anak saya berfoto bersama 'Santa Claus' di sebuah mall. Saya berpikir, bagaimana kehidupan si Santa mall ini sehari-hari? Berangkat dari situ, saya mulai mengembangkan cerita," ungkapnya.

3. Pengembangan karakter menyesuaikan ketertarikan anak-anak

Aldi mengembangkan cerita hingga mengalir dengan menghadirkan beragam karakter. Ketika mengemas kehidupan karakter utama, Daniel, dia terpikirkan sosok manusia yang tidak sempurna. Ada sisi baik dan sisi buruk dari si pemeran utama.
 
"Tokoh Daniel saya dapatkan dari beberapa karakter yang digabungkan jadi satu. Salah satunya adalah tokoh yang diperankan oleh Billy Bob Thornton di film Bad Santa. Karena saya ingin film ini jadi film yang bisa dikonsumsi anak-anak, maka saya ciptakan karakter anak dari si bad santa ini," jelasnya.
 
"Butuh antagonis yang berlipat ganda jumlahnya, dan kejar-kejaran yang komedik untuk menciptakan film yang seru untuk anak-anak dalam film perjalanan ini," tambahnya.

4. Menampilkan keberagaman budaya Indonesia

Film ini tak sekadar memiliki cerita yang menarik tentang kehidupan kontras karakter Badut Santa Claus. Tetapi, ditampilkan juga keberagaman budaya Indonesia. Salah satunya, suasana Kota Jakarta dan pinggirannya.
 
Pemukiman padat penduduk digambarkan dalam adegan awal film KNK: Santa Claus dari Jakarta. Ada juga sisingaan, seni tradisional khas Subang, Jawa Barat. Kemudian, ada adegan tokoh utama yang bersantai di Warkop (warung kopi) usai lelah bekerja.
 
Selain itu, ada karakter yang berbicara dengan logat dan Bahasa Batak, yang diperankan oleh aktor Ruhut Sitompul. Ada juga yang berbicara dengan logat dan Bahasa Jawa Tegal, yang diperankan oleh aktris sekaligus penyanyi dangdut Shinta Bachir.
 
Dangdut, yang merupakan salah satu musik populer Indonesia, juga ditampilkan dalam film KNK: Santa Claus dari Jakarta. Sejumlah karakter mendengarkan lagu dangdut sembari berjoget dengan penuh penghayatan.
 
Film ini juga menampilkan kebudayaan Kabupaten Tegal. Terdapat gerbang masuk Kabupaten Tegal, suasana pedesaan, sawah, guci dan teko teh (kendi) khas Tegal, hingga penggambaran kehangatan rukun tetangga yang rela menolong tetangga bermasalah.

5. Film komedi drama

Abraham Rionaldi membuat cerita yang memancing berbagai emosi penonton. Pada adegan awal hingga akhir, disuguhkan adegan komedi. Lelucon dari sejumlah karakter mampu mengocok perut penonton hingga tertawa terbahak.
 
Namun, ada juga adegan dramatik antara dua tokoh utama, yakni karakter ayah dan anaknya. Emosi penonton campur aduk dibuatnya, memancing rasa kesal, haru, sedih, serta gembira. Akhir cerita film KNK: Santa Claus dari Jakarta pun tak terduga.

6. Diperankan oleh jebolan Indonesian Idol

Abraham Rionaldi mengatakan bahwa Jay Sukmo melakukan pemilihan karakter dengan mengadakan casting bertahap. Hingga akhirnya, ditentukan aktor dan aktris yang layak memerankan karakter masing-masing dalam film ini. Salah satu aktor merupakan jebolan ajang pencarian bakat menyanyi Indonesian Idol, yakni Dirly Dave.
 
Film ini juga diperankan oleh Deven Christiandi Putra dan Anneth Delliecia Nasution yang dikenal sebagai juara Indonesian Idol Junior. Selain itu, ada Aurelie Moeremans, Shinta Naomi eks JKT48, Yurike Prastika, Temon, Melki Bajaj, Bayu Skak, Unang Bagito, Rizky Hanggono, hingga Rony Dozer (alm).

7. Film terakhir Rony Dozer

KNK: Santa Claus dari Jakarta adalah film terakhir yang diperankan aktor Rony Dozer. Syuting film ini dilakukan pada tahun 2018, sebelum Rony mengembuskan napas terakhirnya (11 November 2021).
 
Dia beradu akting sepenuh hati dan profesional. Meskipun kala itu Rony sudah didiagnosa suatu penyakit, dia tidak mengeluhkan kondisi kesehatannya. Hal itu diungkapkan langsung oleh istri Rony, Mediana Kurniawati.
 
 
(PEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif