Konferensi pers film Assalamualaikum Beijing (Foto:Metrotvnews.com/Triyanisya)
Konferensi pers film Assalamualaikum Beijing (Foto:Metrotvnews.com/Triyanisya)

'Assalamualaikum Beijing,' Inspirasi Buat yang Susah Move On

Triyanisya • 27 Desember 2014 19:16
medcom.id, Jakarta: Satu lagi film Indonesia yang sayang jika Anda lewatkan di penghujung 2014, "Assalamualaikum Beijing."
 
Film ini bercerita tentang perjalanan seorang perempuan berhijab yang cantik, Asmara atau Asma (Revalina S. Temat). Dia sedang patah hati dan berusaha untuk move on.
 
Cerita berawal dari batalnya pernikahan Asma dan kekasihnya, Dewa (Ibnu Jamil). Hal itu karena Dewa mengaku dirinya berselingkuh dengan teman sekantor, Anita (Cynthia Ramlan). Asma sangat kecewa. Pasalnya, perselingkuhan Dewa sampai membuahkan janin di rahim Anita. Dewa memohon agar pernikahannya tetap dilangsungkan, namun Asma menolak.

Dalam masa sedihnya, Asma yang bekerja sebagai wartawan, mengambil tawaran bekerja di Beijing untuk menulis kolom khusus yang mengulas negeri Tirai Bambu. Sesampainya di sana, Asma sangat dibantu sahabatnya, Sekar (Laudya Cynthia Bela) dan suaminya, Ridwan (Deddy Mahendra Desta).
 
Sekar yang sangat peduli pada Asma berharap agar Asma bisa melupakan kesedihannya dan mencari cinta yang baru di Beijing.
 
Hingga suatu hari, Asma bertemu lelaki tampan yang merupakan warga setempat, Zhongwen (Morgan Oey). Keduanya berkenalan dan memiliki cerita yang menyenangkan di setiap pertemuan. Zhongwen pun jatuh hati kepada Asma, dan Asma pun mulai membuka hati. Namun, sang mantan rupanya menyusul Asma ke Beijing untuk kembali mendapatkan hati.
 
Asma sempat berjanji untuk menerima ajakan Zhongwen yang ingin memperkenalkannya kepada legenda cinta Ashima, putri cantik dari Yunan. Namun sayang, di hari keberangkatan mereka, Asma justru terserang penyakit kelainan darah yang bisa membuatnya meninggal kapan saja.
 
Film ini disutradarai Guntur Soeharjanto. Film yang diangkat dari novel berjudul sama karya Asma Nadia ini memang banyak membahas agama. Sang sutradara pun tak menampik jika film ini dilabeli genre religi.
 
"Ini sebenarnya film drama romantis, tapi memang dibalut religi. Sebenarnya yang ingin disampaikan dalam film ini adalah cara membangkitkan orang-orang yang susah move on. Film ini perempuan banget," ujar Guntur saat jumpa pers di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Jumat (26/12/2014) malam.
 
Film ini merupakan debut Morgan dan Cynthia Ramlan di layar lebar. Film dengan tagline "Jika tak kau temukan cinta, biarkan cinta menemukanmu" ini mulai tayang di bioskop, 30 Desember 2014.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ROS)




TERKAIT

BERITA LAINNYA