Pemain film Rambut Sewu: Satu Langkah Getih (Foto: instagram)
Pemain film Rambut Sewu: Satu Langkah Getih (Foto: instagram)

Taskya Namya Histeris saat Jalani Adegan Rudapaksa di Rambut Sewu

Elang Riki Yanuar • 27 Oktober 2026 19:44
Ringkasnya gini..
  • Taskya Namya mengaku menangis histeris saat menjalani adegan kekerasan seksual dalam film horor Rambut Sewu: Satu Langkah Getih.
  • Demi mendalami karakter Marni, Taskya Namya harus menghadapi tekanan emosional saat memerankan perempuan yang mengalami pelecehan dan berjuang demi keluarganya.
  • Film Rambut Sewu: Satu Langkah Getih mengangkat teror mistis yang berawal dari rumah tua dan misteri masa lalu, dibintangi Taskya Namya, Wavi Zihan, dan Yusuf Mahardika.
Jakarta: Aktris Taskya Namya mengaku mengalami tekanan emosional saat membintangi film Rambut Sewu: Satu Langkah Getih. Salah satu adegan kekerasan seksual dalam film tersebut membuatnya menangis histeris di lokasi syuting hingga membutuhkan bantuan asisten untuk menenangkan diri.

Meski menghadapi tantangan emosional, Taskya mengaku senang bisa terlibat dalam proyek film horor tersebut bersama sejumlah rekan sesama pemain.

Dalam film garapan sutradara Hanny R. Saputra tersebut, Taskya memerankan Marni, sosok perempuan yang memiliki masa lalu kelam dan keterkaitan erat dengan rangkaian teror yang menghantui Wulan, karakter yang dimainkan Wavi Zihan.

Bagi Taskya, memahami karakter Marni tidak bisa dilakukan secara terpisah dari tokoh lain dalam cerita. Ia menilai hubungan antarkarakter menjadi bagian penting untuk membangun emosi dan latar belakang cerita secara utuh.

"Terus kita juga ngulik karakter, karena buat karakter Marni tidak akan sempurna kalau tidak ada Sundari dan Wulan," ucapnya.
Namun, proses mendalami karakter Marni juga menghadirkan tantangan yang tidak mudah. Taskya mengaku ada satu adegan yang membuatnya merasa sangat sesak secara emosional, yakni ketika karakternya mengalami kekerasan seksual.

"Ada satu adegan yang membuat aku jujur sesak banget, yaitu adegan pemerkosaan tadi itu ada gitu. Jujur aku pribadi menjalankan adegan itu sangat berat," ungkap Taskya secara terbuka.

Tekanan tersebut tidak berhenti ketika kamera merekam adegan. Taskya mengaku sempat menangis tanpa henti hingga kesulitan mengendalikan emosinya. Situasi itu membuat asistennya harus turun tangan untuk membantunya menenangkan diri di lokasi syuting.

"Aku nangis enggak berhenti sampai asistenku harus mencoba menenangkan diri karena aku nangisnya berontak banget karena aku sangat tidak suka ada di momen itu," akunya.

Meski harus melewati pengalaman yang berat, Taskya mengapresiasi dukungan tim produksi selama proses pengambilan gambar. Kehadiran intimacy coordinator menjadi salah satu hal yang membantunya menjalani adegan sensitif dengan pendampingan yang tepat.

"Tapi terima kasih buat timnya Runny sebagai intimacy coordinator sudah sangat menjaga aku. Karakter ini tidak mungkin tercipta kalau tidak ada karakter-karakter yang lain," lanjut Taskya.

Dia menjelaskan, upayanya memahami penderitaan Marni dilakukan dengan membayangkan dirinya berada dalam situasi yang dialami karakter tersebut. Marni digambarkan sebagai perempuan yang harus berjuang demi keluarganya, tetapi justru menghadapi perlakuan yang menyakitkan.

"Iya, karena ada rasa sensitif dan traumatis. Aku mencoba memosisikan sepatuku ada di posisinya Marni, di mana dia merasa insecure, harus berjuang untuk keluarganya tapi dilecehkan. Jadi sangat campur aduk di hati dan kepalanya dia," sambungnya.
Dalam menghadapi tekanan selama proses syuting, Taskya juga mendapatkan dukungan dari sutradara Hanny R. Saputra dan para pemain lainnya. Dukungan tersebut membantunya melewati proses pendalaman karakter yang menguras perasaan.

Rambut Sewu: Satu Langkah Getih sendiri mengangkat kisah horor yang berakar pada mitos dan kepercayaan lokal Jawa. Cerita berpusat pada Wulan yang pindah ke sebuah desa bersama ibunya, Ratih, setelah mendapatkan pekerjaan di sebuah pabrik teh. Keduanya kemudian menempati rumah tua milik perusahaan yang menyimpan misteri masa lalu.

Sejak tinggal di rumah tersebut, Wulan mulai mengalami mimpi aneh dan berbagai kejadian supranatural. Ia juga menemukan keterkaitan antara dirinya dan Sundari, sosok perempuan yang memiliki hubungan dengan sejarah kelam rumah itu. Teror semakin menguat hingga Wulan mengalami kesurupan berulang kali.

Kejadian yang dialami Wulan kemudian menarik perhatian Damar, seorang jurnalis muda yang diperankan Yusuf Mahardika. Bersama Suradi, karakter yang dimainkan Donny Alamsyah, Damar berusaha mengungkap misteri di balik gangguan tersebut dan hubungannya dengan Marni.

Selain Taskya Namya, Wavi Zihan, dan Yusuf Mahardika, film produksi Mika Entertainment ini turut dibintangi Ruth Marini, Donny Alamsyah, Dayinta Melira, Sadana Agung, serta sejumlah pemain lainnya. Skenario film ditulis Rebecca M. Bath dengan Hanny R. Saputra sebagai sutradara.

Rambut Sewu: Satu Langkah Getih dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.









 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA