Joko Anwar (Foto: Antara/Hardi Subiantoro)
Joko Anwar (Foto: Antara/Hardi Subiantoro)

Joko Anwar: Menutup Akses Menikmati Film Legal Itu Zalim

Hiburan joko anwar netflix
Agustinus Shindu Alpito • 03 Februari 2016 19:54
medcom.id, Jakarta: Akhir-akhir ini, pro-kontra tentang penyedia layanan streaming film berbayar ramai diperbincangkan. Terlebih dengan sikap Telkom Group yang memblokir Netflix.
 
Netflix, raksasa penyedia layanan streaming film dan persewaan film asal Amerika Serikat beberapa waktu lalu masuk ke Indonesia. Kehadiran Netflix disambut positif oleh para sineas dan penggemar film.
 
Menurut sutradara Joko Anwar, akses streaming film legal mampu mengedukasi masyarakat dalam menikmati film secara legal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Bagi sebagian manusia menonton film adalah kebutuhan. Akses film dulu susah makanya orang pada beli bajakan. Dengan adanya Netflix, iTunes, itu akses masyarakat ke film. Kalau ditutup itu sesuatu yang zalim,” kata Joko saat ditemui di Plaza Indonesia, Jakarta, Rabu (3/1/2016).
 
Meski saat ini masih menuai kontroversi, ke depan Joko berharap pemerintah memberi regulasi yang jelas agar masyarakat bisa mengakses film yang sebenarnya produk budaya itu.
 
“Pemerintah harus menyediakan channel resmi, kalau tidak (orang) akan (memilih menonton secara) ilegal. Streaming services harus diberi tempat,” kata Joko.
 
Dengan berlangganan layanan streaming film, penikmat film bisa mengakses ribuan katalog film dari seluruh dunia.
 
Kelebihan berlangganan layanan streaming film adalah kita bisa menonton film di mana saja berbekal akses internet, komputer atau ponsel pintar.
 
Selain itu, harga yang ditawarkan relatif murah dengan benefit bisa menonton banyak film sesuai keinginan dan selera.
 
(ELG)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif