Saking banyaknya yang bingung akun resmi sampai merilis video penjelasan tentang aturan Culling Game dan strategi mereka. Dalam video tersebut menghadirkan karakter Yuji Itadori dan Megumi Fushiguro dalam bentuk chibi.

(Video penjelasan Culling Game. Dok. Instagram @crunchyroll)
Berikut adalah poin-poin penting yang dijelaskan oleh Yuji dan Rahmat (panggilan Megumi) untuk memahami permainan tersebut agar tidak gagal paham saat menonton kelanjutannya.
Apa Itu Culling Game?
Culling Game bukanlah sekadar turnamen bela diri biasa. Ini adalah ritual besar-besaran yang diciptakan oleh Kenjaku untuk memaksa evolusi manusia di Jepang dengan cara menyerap energi kutukan yang dihasilkan dari pertempuran antar peserta di dalam 10 koloni (wilayah ber-barrier) yang tersebar di Jepang.
Penjelasan Mengenai Turnamen Culling Game
Mater Tengen mengungkapkan bahwa Kenjaku memiliki rencana untuk menggabungkan kesadarannya dengan seluruh populasi Jepang melalui Culling Game. Adapun tujuan yang dimaksud pada rencananya adalah untuk menciptakan entitas yang besar dan kuat, hal ini merupakan rencana ribuan tahunnya.Setelah membangkitkan teknik kutukan, penyihir harus menyatakan partisipasinya di koloni pilihan mereka dalam waktu 19 hari. Penyihir yang melanggar aturan pertama akan kehilangan teknik kutukannya. Dalam dunia Jujutsu, pencabutan teknik kutukan secara paksa oleh Game Master akan berujung pada kematian.
Orang biasa yang berada di dalam barrier (koloni) saat permainan dimulai diberikan kesempatan untuk keluar. Namun, jika mereka masuk kembali setelah permainan dimulai, mereka akan dianggap sebagai peserta.
Peserta mendapatkan poin dengan cara mengakhiri hidup peserta lain, Secara standar, membunuh seorang penyihir bernilai 5 poin, sedangkan membunuh non-penyihir bernilai 1 poin.
Peserta dapat menggunakan 100 poin yang terkumpul untuk bernegosiasi dengan Game Master guna menambahkan satu aturan baru ke dalam permainan. Game Master tidak boleh menolak permintaan aturan baru selama aturan tersebut tidak mengganggu keberlangsungan Culling Game secara jangka panjang.
Jika skor seorang peserta tidak berubah selama 15 hari berturut-turut, maka peserta tersebut akan dianggap melanggar aturan dan dieksekusi (mati).
Daya tarik sekaligus kengerian dari Culling Game terletak pada sistemnya yang memaksa. Melalui aturan nomor 8, Kenjaku memastikan bahwa tidak ada peserta yang bisa bersembunyi atau pasif. Setiap orang dipaksa untuk terus bertarung dan membunuh jika ingin tetap bertahan hidup.
Hal inilah yang menjadi tantangan besar bagi Itadori Yuji dan kawan-kawan, karena mereka harus mencari cara untuk menyelamatkan peserta lain tanpa harus menjadi pembunuh.
(Fany Wirda Putri)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News