"Kita akan bikin pemutaran film di sepanjang stasiun MRT. Ini yang saya bilang supaya masyarakat Indonesia dekat dengan film nasional," kata Ketua Komite FFI 2018-2020, Lukman Sardi, saat acara peluncuran Piala Citra 2019 di Jakarta, Senin 23 September 2019.
Lukman mengatakan, pihaknya juga telah melakukan kerjasama dengan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud, melaksanakan kegiatan Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) di bulan Oktober. Selain pemutaran film, PKn akan melangsungkan temu sapa dan realisasi pengembangan pendanaan untuk film-film di daerah.
"Pertemuan untuk membentuk sineas berkualitas dan juga mempertemukan film maker dengan pemerintah daerah untuk kerja sama," ungkapnya.
Penghargaan Piala Citra 2019 untuk perfilman Indonesia kembali digelar. Agenda kali akan mengusung tema besar #FilmBagusCitraIndonesia.
Pada penyelenggaraan ke-39 ini, Komite FFI menggunakan pelbagai kriteria yang digunakan sebagai dasar penilaian Piala Citra 2019. Kriteria tersebut adalah gagasan dan tema, kualitas estetika, serta profesionalisme.
Adapun sistem penilaian dilakukan oleh tim seleksi yang terdiri dari akademisi, jurnalis, dan pekerja film. Mereka bertugas menyeleksi seluruh film yang lulus sensor dan ditayangkan di bioskop untuk dikerucutkan menjadi daftar pendek berisi 30 - 50 film.
Setelah diseleksi, film-film tersebut akan dinilai oleh asosiasi profesi untuk menetapkan beberapa nominasi kategori Piala Citra. Pemilihan pemenang dilakukan dengan sistem voting oleh anggota FFI.
Malam anugerah FFI 2019 akan digelar di The Tribata, Jakarta Selatan, pada 12 Desember.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News