Pengakuan tersebut disampaikan Lukman Sardi dalam sesi wawancara usai konferensi pers pengumuman sekuel film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah di kawasan Kemang, Jakarta, Jumat, 27 Maret 2026.
Aktor berusia 54 tahun tersebut mengungkapkan, kekhawatirannya muncul karena tema eksorsisme belum pernah diangkat dalam perfilman Tanah Air.
"Kalau buat aku pribadi tentunya awalnya punya ketakutan bagaimana film ini diterima di masyarakat Indonesia, karena ini pertama kali. Tapi ternyata banyak sekali yang DM ke aku gitu bahwa mereka merasa mendapatkan sesuatu," tutur Lukman Sardi.
Seiring berjalannya waktu, respons penonton justru memberikan perspektif baru bagi Lukman. Ia menilai film tersebut tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga membuka ruang pembelajaran lintas keyakinan.
"Ya tentu film ini tujuannya akan selalu berusaha untuk menghibur gitu, itu udah pasti. Kedua mereka selain dapat hiburan tapi mereka juga dari sisi agama yang lain ternyata mereka juga banyak pelajaran: 'Oh baru tahu kalau yang ini tuh gini, sebenarnya ada samanya juga nih ama agama kita cuman memang penyebutannya berbeda atau apa'," lanjutnya.
Menurutnya, pengalaman tersebut justru memperkuat pandangannya bahwa perbedaan keyakinan bukanlah hal yang perlu dipertentangkan. Ia menekankan pentingnya saling menghargai dalam keberagaman.
"Dari situ aja udah ketahuan bahwa sebenarnya kita tuh nggak usah jauh kemana-mana gitu, kita tuh sebenarnya sama cuma kita punya keyakinan masing-masing yang itu harus kita hargain," ungkapnya.
Lukman Sardi juga menyebut setiap proses produksi film selalu membawa makna tersendiri, termasuk dalam proyek sekuel ini yang ia anggap sebagai sebuah “berkah”.
"Semua itu nggak ada kebetulan pasti ada tujuannya, dan akhirnya kita sampai di momen Kuasa Gelap: Perjanjian Darah juga adalah blessing dan mudah-mudahan ini bisa menjadi blessing lagi ke depannya buat orang-orang yang menonton," tutup Lukman Sardi.
Sebagai informasi, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah merupakan sekuel dari Kuasa Gelap (2024) yang sukses meraih lebih dari 1,4 juta penonton di bioskop Indonesia, terjual ke 53 negara, serta sempat menduduki peringkat teratas di Netflix Indonesia pada awal 2025.
Baca Juga :
Film Kuasa Gelap Bakal Tayang di 53 Negara
Sekuel film ini sendiri kembali digarap oleh sutradara Rizal Mantovani dengan naskah yang ditulis oleh Andri Cahyadi dan Robert Ronny. Proyek ini diproduseri oleh Robert Ronny bersama Prima Taufik, serta didukung oleh rumah produksi Paragon Pictures, Ideosource Entertainment, Legacy Pictures, WOW Multinet Pictures, dan Virtuelines Entertainment.
Deretan pemain yang turut meramaikan film ini antara lain Jerome Kurnia, Venly Arauna, Keysha Angelica, Lydia Kandou, hingga Ferry Salim. Film ini diharapkan kembali menghadirkan pengalaman horor yang tak hanya menegangkan, tetapi juga sarat makna bagi penonton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News