Kucumbu Tubuh Indahku (Foto: Fourcolours Film)
Kucumbu Tubuh Indahku (Foto: Fourcolours Film)

Diputar di Semarang, Film Kucumbu Tubuh Indahku Diprotes FPI

Hiburan film indonesia
Cecylia Rura • 17 September 2019 14:19
Jakarta: Pemutaran film Kucumbu Tubuh Indahku dalam Festival Kota Lama di Marabunta, Kota Lama, Semarang didatangi Front Pembela Islam (FPI). Mereka meminta pemutaran film garapan sutradara Garin Nugroho tersebut dihentikan karena mengandung unsur LGBT.
 
Saat itu, Garin Nugroho hadir bersama produser eksekutif Panji Prasetyo. Garin menghargai pendapat tersebut, tetapi menolak jika film Kucumbu Tubuh Indahku diboikot. Menurutnya, film ini sudah lolos sensor dari pihak berwenang yang juga perwakilan dari institusi keagamaan.
 
"Lembaga Sensor Film telah melakukan diskusi dan pertimbangan untuk meloloskan sensor film ini. Festival Kota Lama Semarang adalah festival yang didukung oleh pemerintah Kota Semarang dan izin acara sudah diberikan oleh kepolisian setempat, maka tindakan membubarkan secara sepihak ini merupakan tindakan yang tidak menghormati prosedur hukum," kata Garin Nugroho dalam keterangan pers.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Diputar di Semarang, Film Kucumbu Tubuh Indahku Diprotes FPI
(Suasana pelarangan film Kucumbu Tubuh Indahku oleh FPI. Foto: Panji Mukadis)
 

Panitia acara Erma Yuliati menyampaikan acara pemutaran film Kucumbu Tubuh Indahku telah dipublikasikan jauh-jauh hari dan telah melalui prosedur izin. Film ini terpilih untuk tayang di Festival Kota Lama karena memuat nilai budaya dan warisan kekayaan Indonesia.
 
Pemutaran film Kucumbu Tubuh Indahku sekaligus membuka diskusi terhadap ide pembuatan film dan nilai yang terkandung. Pihak panitia juga mengajak para ormas menyaksikan film, tetapi ditolak.
 
"Festival adalah bagian dari edukasi masyarakat, maka keberadaannya dilindungi oleh hukum. Festival ini telah melewati seluruh prosedural perizinan dan mentaati hukum, salah satu penerapannya yaitu panitia hanya menerima penonton yang sesuai dengan kategori usia yang disebutkan Surat Tanda Lulus Sensor. Bentuk protes memboikot sebuah acara yang telah melakukan serangkaian prosedur perizinan, apalagi sampai memobilisasi massa, inilah sikap yang tidak tepat dan melanggar hukum," terang Panji Prasetyo.
 
Diputar di Semarang, Film Kucumbu Tubuh Indahku Diprotes FPI
(Suasana pelarangan film Kucumbu Tubuh Indahku oleh FPI. Foto: Panji Mukadis)
 

Untuk mengamankan jalannya acara, pihak kepolisian ikut berjaga sejak pemutaran film hingga diskusi berakhir.
 
Festival Kota Lama Semarang berlangsung pada 19-22 September 2019. Selain pemutaran film dan diskusi, festival ini juga menghadirkan sesi booktalk, acara dansa, kolaborasi komunitas, pameran kesenian daerah, workshop, pameran sketsa, hingga kuliner.
 
Kucumbu Tubuh Indahku berkisah tentang perjalanan hidup Juno sejak kecil hingga dewasa. Pengalaman pahit yang dialami sejak kecil serta kecintaan terhadap seni tari lengger membuatnya belajar tentang orientasi seksualnya hingga beranjak dewasa.
 
Film Kucumbu Tubuh Indahku tayang di bioskop Indonesia sejak 18 April 2019 dengan klasifikasi usia penonton 21 tahun dan lebih. Film ini menggunakan judul internasional Memories of My Body. Film ini dibintangi Muhammad Khan, Raditya Evandra, Whani Dharmawan, Sujiwo Twjo, Teuku Rifnu Wikana, dan Randy Pangalila.
 

 

(ASA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif