Interupsi di Panggung Kemenangan
Momen tersebut terjadi saat lagu orisinal tema film tersebut, “Golden,” berhasil memenangkan kategori Best Original Song di Piala Oscar 2026. Pidato kemenangan yang disampaikan oleh produser Lee Yu-han tiba-tiba dipotong secara sepihak oleh penyelenggara.Pada awalnya, EJAE selaku salah satu penyanyi lagu “Golden” masih sempat mengucapkan terima kasih dan menyampaikan pesan kemenangannya di atas panggung.
“Terima kasih banyak kepada Academy. Dulu, saya sering diejek karena menyukai K-pop. Sekarang, semua orang menyanyikan lagu kami, bahkan lengkap dengan lirik bahasa Koreanya. Saya sangat bangga,” jelas EJAE, dikutip dari The Korea Times, pada Selasa, 17 Maret 2026.
Namun, kontroversi muncul ketika Lee Yu-han, bagian dari tim produksi di balik lagu "Golden," melangkah maju untuk melanjutkan sambutan. Belum sempat ia berucap, orkestra sudah mulai bermain sebagai tanda bahwa durasi bicara telah habis, yang secara efektif membungkam pidatonya.
Sorotan Ketimpangan Durasi Pidato
Sebagian penonton menganggap hal tersebut hanyalah prosedur manajemen waktu rutin dalam siaran langsung. Namun, kritik di media sosial semakin tajam setelah penonton menyadari adanya perbedaan perlakuan yang mencolok dibandingkan dengan pemenang kategori lain pada malam itu.I’m sorry but this was so disrespectful to cut KPop Demon Hunters speech… ????✌???? #Oscars pic.twitter.com/m18K2OEJLM
— ????️ (@DiaryOfKeysus) March 16, 2026
Pemenang Best Cinematography dilaporkan mendapatkan durasi pidato selama empat menit, sementara tim KPop Demon Hunters hanya diberikan waktu kurang dari dua menit. Kesenjangan ini semakin disorot ketika pidato untuk kategori utama seperti Best Actor, Best Director, dan Best Actress dibiarkan berlangsung jauh lebih lama.
Kondisi tersebut memicu spekulasi dari warganet mengenai adanya bias terhadap lagu berbahasa Korea atau kreator asal Asia. Di sisi lain, beberapa pihak berpendapat bahwa perbedaan durasi tersebut murni karena dinamika waktu siaran televisi yang sulit diprediksi.
Pencapaian Bersejarah yang Terganggu
Kemenangan ini menyusul raihan piala Film Animasi Terbaik yang membuat KPop Demon Hunters membawa pulang dua penghargaan dalam semalam. Ironisnya, kejadian serupa juga dialami oleh tim film tersebut saat menerima penghargaan sebelumnya.Saat menerima trofi Best Animated Feature, produser Michelle L.M. Wong terlihat baru akan berbicara setelah sutradara Maggie Kang dan Chris Appelhans selesai, namun musik orkestra langsung dimainkan. Rentetan interupsi ini membuat banyak komentator menilai bahwa durasi pidato untuk film ini memang sengaja dipangkas.
KPop Demon Hunters mengisahkan tentang Huntrix, sebuah girl group global beranggotakan Rumi, Mira, dan Zoey yang menjalani kehidupan ganda. Di siang hari mereka adalah bintang pop papan atas, namun di malam hari mereka bertransformasi menjadi pemburu iblis supernatural. Film ini sudah dapat disaksikan di Netflix sejak 20 Juni 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News