Joko Anwar (Foto: Medcom)
Joko Anwar (Foto: Medcom)

Joko Anwar Bangga Filmnya Masuk Festival Bergengsi di Tokyo

Hiburan joko anwar Tokyo International Film Festival 2019
Luhur Hertanto, Dhaifurrakhman Abas • 30 Oktober 2019 17:57
Tokyo: Film besutan Joko Anwar diputar dalam ajang ajang Tokyo International Film Festival 2019, Jepang. Film tersebut berjudul Folklore - A Mother's Love.
 
"Tahun ini masuk ke Tokyo International Film Festival karena di Jepang enggak ada HBO," kata Joko saat berbincang dengan metrotvnews di karpet merah Tokyo International Film Festival 2019.
 
Menurutnya, Folklore - A Mother's Love masuk sebagai bagian dari Crosscut Asia ke-6. Ini merupakan kategori yang menayangkan film bertema fantastis seperti horor, aksi hingga fiksi ilmiah dari negara-negara Asia.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"A Mother's Love adalah satu dari antologi film horor Asia yang mengangkat cerita tentang Wewe Gombel. Hantu dari Indonesia yang menculik anak-anak yang tidak dicintai orangtuanya. Karena semasa hidupnya tidak bisa memiliki keturunan," paparnya.
 
Film tersebut merupakan satu dari enam film HBO yang mengangkat tema hantu legenda dari Asia Tenggara. Film tersebut dibintangi aktor ternama Tanah Air seperti Marissa Anita dan Muzakki Ramdhan.
 
Selain Joko, film besutan Randy Korompis, Foxtrot Six dan Hiruk-Pikuk Si-Alkisah (The Science of Fictions) karya Yosep Anggi Noen turut diputarkan di ajang Tokyo International Film Festival 2019. Joko mengku bangga dengan semakin banyaknya film Indonesia yang masuk dalam festival film dunia.
 
"Menurut saya, itu indikasi film Indonesia sekarang sudah sangat diperhitungkan di peta film dunia. Jadi, itu bagus untuk industri film Indonesia," paparnya.
 
Joko melanjutkan, Festival Film Tokyo 2019 lebih menyoroti film-film yang inovatif serta lebih diterima penonton dari kalangan lebih luas. Hal ini berbeda dengan Festival Film Busan di Korea Selatan yang menonjolkan film-film arthouse.
 
"Tapi, kedua festival, Busan dan Tokyo, saling melengkapi. Karena keduanya berada dalam tatanan festival film yang diakui dunia sebagai festival yang memiliki gengsi. Mereka juga selektif memilih film," tandasnya.
 

 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif