Pemain film Ikatan Darah (Foto: medcom/Maiza Jasmine)
Pemain film Ikatan Darah (Foto: medcom/Maiza Jasmine)

Canda Teuku Rifnu Hampir Pindah Agama demi Dalami Peran di Film Ikatan Darah

Elang Riki Yanuar • 23 April 2026 23:35
Ringkasnya gini..
  • Film Ikatan Darah siap tayang 30 April 2026 dengan aksi laga intens dan kisah keluarga penuh konflik serta perjuangan hidup.
  • Teuku Rifnu Wikana ungkap sulitnya memerankan Primbon, tokoh religius yang juga pemimpin kelompok kriminal.
  • Rifnu bercanda hampir masuk Kristen demi mendalami karakter Primbon dalam film Ikatan Darah yang penuh tantangan.
Jakarta: Film Ikatan Darah siap tayang di bioskop mulai 30 April 2026. Film garapan sutradara Sidharta Tata bersama rumah produksi Uwais Pictures ini mengusung cerita tentang keluarga, konflik, dan perjuangan bertahan hidup.
 
Ikatan Darah menghadirkan rangkaian aksi laga yang intens dengan sentuhan emosional yang kuat. Film ini juga diperkuat oleh deretan pemain ternama seperti Derby Romero, Livi Ciananta, hingga Teuku Rifnu Wikana.
 
Teuku Rifnu Wikana membagikan pengalamannya saat mendalami karakter Primbon yang ia perankan. Karakter Primbon digambarkan sebagai sosok yang kompleks. 

Di satu sisi, ia memiliki latar sebagai tokoh religius layaknya seorang pastor. Namun, di sisi lain, ia juga menjadi pemimpin kelompok kriminal yang berpengaruh di kota. Perpaduan dua sisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Rifnu dalam membangun karakter yang tidak biasa.
 
“Menarik banget karena memang sulitnya saya memainkan peran seperti Primbon ini,” ungkap Teuku Rifnu.
Menurut Rifnu, tantangan terbesar bukan hanya memerankan tokoh antagonis, tetapi juga menghadirkan sosok penjahat yang berbeda dari karakter villain pada umumnya.
 
“Kesulitannya adalah menghadirkan karakter yang berbeda lagi. Namanya penjahat ya penjahat saja, tapi bagaimana caranya menghadirkan sesuatu yang beda,” lanjutnya.
 
Dalam kesempatan itu, Rifnu juga sempat melontarkan candaan yang mengundang tawa. Ia mengaku hampir masuk Kristen saat mendalami peran tersebut. Pernyataan itu disampaikan sebagai bentuk candaan yang merujuk pada proses riset karakter yang cukup intens, terutama karena latar belakang Primbon yang berkaitan dengan unsur religius.
 
“Hampir masuk Kristen sih,” canda Rifnu.
 
Ia menjelaskan bahwa proses pendalaman karakter dilakukan melalui banyak diskusi bersama sutradara dan tim produksi. Setiap detail karakter dibahas secara mendalam agar dapat ditampilkan secara konsisten dan memiliki identitas yang kuat.
 
“Jadi, diskusinya memang bagaimana caranya menghadirkan karakter yang beda,” ujarnya.
Rifnu juga menegaskan bahwa proses membangun karakter Primbon tidak dilakukan sendirian. Ia banyak berdiskusi dengan sesama pemain dan tim produksi, termasuk sutradara Sidharta Tata, sehingga karakter tersebut bisa terasa lebih kuat dan hidup di layar.
 
“Setiap hari ketemunya Adul, lalu ketemu Tata dan kawan-kawan. Itu memang jadi tempat kami membangun karakter,” tutupnya.
 
(Maiza Jasmine A.R)
 

 

 

 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA