"Kalau nama asli sebetulnya pakai Y, tapi teman-teman kalau memanggil Susy susah katanya. Jadi kalau Susi lebih enak pakai I. Dari awal juga sama Daniel saya sudah complain, nama saya pakai Y. Tapi orang masih mempertanyakan I atau Y. Yasudah, I saja lebih gampang untuk diucapkan di Indonesia," kata Susy Susanti di Jakarta Pusat, Rabu, 18 September 2019.
Penjelasan ini berlanjut dari cerita Daniel Mananta.Founder Damn! I Love Indonesia itu memaparkan cerita unik di balik nama Susy menjadi Susi.
Namanya tertukar dengan seorang atlet lain bernama Susi Lubis. Mereka tertukar saat akan melakukan sesi latihan, jauh sebelum masih PB Jaya Raya.
"Gara-gara itu justru masuk ke PB Jaya Raya, soalnya Susi Lubis telat datangnya. Akhirnya Susy Susanti yang main. Saya enggak tahu akhirnya Susi Lubis ke mana," kata Daniel, produser film Susi Susanti: Love All di Jakarta Pusat, Rabu, 18 September 2019.
Produser Reza Hidayat dari Oreima Films menambahkan, nama Susy Susanti telah tercatat sebagai Susi Susanti dalam Museum Olimpiade.
"Waktu kita riset, ternyata tercatat di federasi bulutangkis terutama di Museum Olimpiade pakai I. Film bulutangkis memang belum pernah ada karena legendanya ada di sini, Indonesia," kata Reza.
Film Susi Susanti: Love All dibintangi Laura Basuki sebagai Susy Susanti dan Dion Wiyoko sebagai Alan Budikusuma. Pemain lain yang terlibat antara
lain Lukman Sardi, Farhan, Chew Kin Wah, Kelly Tandiono (Sarwendah), Rafael Tan (Hermawan), Nathaniel Sulistyo (Ardy B. Wiranata), Jenny Zhang (Liang Chiu Sia), Iszur Muchtar, Dayu Wijanto, dan Delon.
Film Susi Susanti: Love All menjadi debut penyutradaraan Sim F. Film ini diproduksi atas kerja sama Damn I Love Indonesia Movies bersama Oreima Films, East West Synergy, dan Melon Indonesia.
Susi Susanti: Love All tayang di bioskop 24 Oktober 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News