Drama Korea Teach You A Lesson (dok. Netflix)
Drama Korea Teach You A Lesson (dok. Netflix)

Soroti Tragedi Nyata, Drakor 'Teach You A Lesson' di Netflix Angkat Isu Kelam Dunia Pendidikan Korea

Muhammad Syahrul Ramadhan • 10 Juni 2026 11:24
Ringkasnya gini..
  • Drama Teach You A Lesson di Netflix mengisahkan biro khusus ERPB yang dipimpin Na Hwa-jin untuk memberantas kekerasan dan korupsi di lingkungan sekolah.
  • Episode 5 drakor ini viral karena dinilai merepresentasikan kasus nyata bunuh diri guru berusia 24 tahun di SD Seoi Korea Selatan akibat intimidasi orang tua.
  • Alur cerita ini berhasil membuka mata penonton global mengenai urgensi perlindungan kesehatan mental serta hak-hak para tenaga pendidik di era modern.
Jakarta: Industri hiburan Korea Selatan kembali menggebrak lewat serial terbaru yang memicu perdebatan sengit di media sosial. Drama Korea (drakor) berjudul Teach You A Lesson yang baru-baru ini mendarat di katalog Netflix, sukses menduduki jajaran tayangan yang paling ramai dibahas.
 
Jauh sebelum resmi dirilis, proyek Netflix Korea ini sebenarnya sudah dicap sebagai salah satu proyek paling kontroversial. Namun, saat episode-episodenya mulai tayang, netizen justru dibuat merinding sekaligus emosional, khususnya pada Episode 5. Episode tersebut dinilai menyajikan kemiripan yang sangat kuat dengan salah satu tragedi memilukan di dunia nyata yang sempat mengguncang publik Korea Selatan beberapa tahun lalu.

Misi Penyelamatan Sistem Pendidikan yang Korup

Secara garis besar, Teach You A Lesson mengikuti kisah sebuah organisasi khusus yang dibentuk untuk membela dan mereformasi sistem pendidikan Korea yang dinilai telah runtuh akibat ulah siswa yang mengganggu, orang tua yang kasar, dan guru yang tidak etis.
 
Melihat meningkatnya angka kekerasan di sekolah dan menurunnya otoritas guru, Kementerian Pendidikan Korea Selatan mendirikan Biro Perlindungan Hak Pendidikan (ERPB) berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Hak Guru. Di bawah wewenang Kepala Kementerian Pendidikan, Choi Gang-seok (diperankan oleh Lee Sung Min) yang masa lalunya kelam karena kehilangan putrinya akibat bullying, tim ERPB dibekali wewenang hukum untuk melakukan apa pun demi melindungi korban kekerasan di sekolah.

Mantan Kapten Pasukan Khusus, Na Hwa-jin (Kim Mu Yeol), memimpin tim ERPB ini menggunakan keahlian investigasi dan kekuatan fisiknya. Ia ditemani oleh Inspektur Hanrim (Jin Ki Joo) dan Wakil Manajer Distrik Geun-dae (Pyo Ji Hoon). Setiap episodenya berfokus pada sekolah baru yang terkena dampak korupsi atau kenakalan remaja, menyuguhkan rasa keadilan dan kelegaan bagi para korban yang haknya terenggut.

Episode 5 dan Kaitannya dengan Tragedi Nyata SD Seoi 2023

Plot yang paling menyita perhatian publik terdapat pada Episode 5. Cerita dimulai dengan adegan memilukan saat Choi Ji Seon, seorang guru kelas 1 di Sekolah Dasar Hyeongjung, mencoba mengakhiri hidupnya di dalam ruang kelas. Ia meninggalkan pesan terakhir agar ibunya membaca buku harian miliknya.
 
Lewat alur kilas balik, terungkap bahwa Guru Choi mengalami pelecehan emosional dan tekanan mental yang sangat berat dari ibu seorang murid. Keadaan semakin memburuk setelah insiden perkelahian antarmurid terjadi di kelasnya. Bukannya membela, kepala sekolah justru menyuruh guru tersebut untuk bungkam dan bersabar. Beruntung dalam versi drama, karakter Na Hwa-jin (Kim Mu Yeol) datang sebagai guru pengganti dan berhasil menyelesaikan situasi pelik tersebut.
 
Netizen dengan cepat mengaitkan kisah fiksi ini dengan Kasus Nyata Sekolah Dasar Seoi tahun 2023. Pada Juli 2023, seorang guru muda berusia 24 tahun di Korea Selatan ditemukan tewas bunuh diri di dalam ruang penyimpanan kelasnya. Penyelidikan polisi kemudian menemukan buku harian sang guru yang berisi rincian intimidasi, tekanan, serta rentetan keluhan kejam yang ia terima dari para orang tua murid (parental bullying). Tragedi nyata ini menyisakan luka dalam karena berbeda dengan versi drakor yang berakhir lega, guru asli di SD Seoi tidak terselamatkan tepat waktu, dan orang tua murid yang terlibat kabarnya tidak menghadapi konsekuensi hukum yang berarti. Kemiripan plot ini langsung viral dan membuat netizen terenyuh sekaligus geram.
 
Melalui ramuan sinematografi yang apik, Teach You A Lesson berhasil menyentuh hati penonton lewat cerita para korban, sekaligus membuka mata dunia tentang urgensi perlindungan kesehatan mental dan hak-hak para tenaga pendidik di era modern.
 
(Fany Wirda Putri)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA