Pemain Film Begu Ganjang (Foto: instagram)
Pemain Film Begu Ganjang (Foto: instagram)

Film Begu Ganjang Hadirkan Legenda Horor Tanah Batak

Elang Riki Yanuar • 20 Oktober 2026 07:00
Ringkasnya gini..
  • Film Begu Ganjang memadukan legenda supranatural Batak dan misteri medis melalui teror di rumah sakit yang menguji logika seorang dokter muda.
  • Randy Pangalila mendalami peran dokter di Begu Ganjang dengan mengikuti workshop medis, termasuk mempelajari prosedur RJP dan penanganan pasien IGD.
  • Diadaptasi dari novel laris karya dr. Ferdiriva Hamzah, Begu Ganjang mengisahkan dokter yang menghadapi teror mistis saat menyelamatkan kekasihnya.
Jakarta: Film Begu Ganjang menghadirkan teror legenda supranatural Batak melalui perpaduan dunia kedokteran modern dan misteri yang sulit dijelaskan secara ilmiah. 

Mengusung genre medical horror mystery, film ini menempatkan kisah mistis yang berkembang di Sumatera Utara ke dalam lingkungan rumah sakit dengan berbagai kejadian mengerikan.

Disutradarai Arwin Tri Wardhana, Begu Ganjang tidak hanya mengandalkan kemunculan sosok menyeramkan untuk membangun ketegangan. Film ini juga mengeksplorasi pertentangan antara logika medis, kepercayaan terhadap kekuatan supranatural, dan trauma psikologis yang dialami para karakternya.

Cerita Begu Ganjang diadaptasi dari novel karya dr. Ferdiriva Hamzah yang pertama kali diterbitkan pada 2017. Novel tersebut telah terjual lebih dari 50.000 eksemplar dan memasuki cetakan keempat. Adaptasi ke layar lebar ini sekaligus memperluas perjalanan karya tersebut dari buku menjadi bagian dari industri film Indonesia.

Latar belakang dr. Ferdiriva Hamzah sebagai seorang dokter turut memberikan warna tersendiri dalam pengembangan cerita. Pengetahuan medis dipadukan dengan folklor Batak untuk menghadirkan misteri yang mempertemukan penjelasan ilmiah dengan kejadian di luar nalar manusia.
Kisahnya berpusat pada Tobias atau Tobi, seorang dokter muda yang percaya bahwa fenomena mistis dapat dijelaskan melalui ilmu pengetahuan. Dia bahkan aktif membuat konten edukasi untuk membantah berbagai kepercayaan mistis dengan pendekatan ilmiah.

Namun, keyakinan tersebut tidak membuat Tobi sepenuhnya terbebas dari masa lalu. Dia menyimpan trauma akibat kebakaran yang merenggut nyawa kedua orang tuanya saat masih kecil. Ketika mendapat kesempatan bekerja di Rumah Sakit Rotua, Tobi harus kembali ke Sumatera Utara, tempat yang menyimpan kenangan pahit dalam hidupnya.

Kepulangan itu menjadi awal dari rangkaian kejadian yang menguji keyakinannya. Sejumlah pasien meninggal secara misterius, sementara berbagai kondisi medis muncul tanpa penjelasan yang masuk akal. Di tengah situasi tersebut, sosok mengerikan mulai meneror lingkungan Rumah Sakit Rotua.

Teror semakin personal ketika Lena, kekasih Tobi yang berprofesi sebagai dokter residen kejiwaan, turut menjadi korban. Tobi pun dihadapkan pada pilihan sulit antara mempertahankan prinsip ilmiahnya atau menerima kemungkinan adanya kekuatan yang selama ini dia anggap tidak masuk akal.

Untuk menyelamatkan Lena, Tobi harus mengungkap hubungan antara berbagai kejadian ganjil di rumah sakit dan legenda Begu Ganjang. Misteri tersebut membawanya pada pertanyaan tentang batas kemampuan ilmu kedokteran ketika berhadapan dengan fenomena yang tidak dapat dijelaskan melalui prosedur medis.

Randy Pangalila dipercaya memerankan dr. Tobias dalam film ini. Peran tersebut menjadi tantangan baru bagi Randy karena dia harus menghidupkan karakter dokter yang tidak hanya memahami prosedur medis, tetapi juga memiliki keyakinan kuat terhadap logika ilmiah.

Ketertarikan Randy terhadap Begu Ganjang muncul karena cerita tersebut telah memiliki perjalanan panjang sebelum diadaptasi menjadi film. Selain berasal dari novel, kisahnya juga telah dikembangkan dalam bentuk komik.

"Yang membuat aku sangat-sangat tertarik, yang pertama, ini bukan cerita yang tiba-tiba ada. Ini ceritanya memang sudah ada novelnya, dan sudah ada komiknya," ucap Randy Pangalila di Jakarta.

Setelah mendapat tawaran dari Rama Michael, Randy berkomunikasi langsung dengan dr. Ferdiriva Hamzah, yang akrab disapa dr. Ifa. Dia kemudian membaca novel dan komik Begu Ganjang untuk memahami cerita serta karakter yang akan diperankannya.

Kesempatan memerankan seorang dokter juga menjadi pengalaman baru bagi Randy. Dia mengaku belum pernah mendapatkan karakter dengan profesi tersebut dalam proyek akting sebelumnya. Karena itu, dia merasa perlu mempersiapkan diri lebih serius agar dapat menggambarkan sosok dokter secara meyakinkan.

"Aku belum pernah masuk ke dalam dunia medis. Di dalam setiap projek yang aku jalanin, aku belum pernah mendapatkan karakter sebagai seorang dokter. Tapi ini bukan dokter yang cuma sekadar dokter, ini serius," ujar Randy.

Demi mendalami peran tersebut, Randy mengikuti workshop intensif di salah satu rumah sakit. Dia mempelajari prosedur pertolongan pertama, Resusitasi Jantung Paru (RJP), hingga protokol penanganan pasien yang akan memasuki instalasi gawat darurat (IGD).

Workshop tersebut juga memberinya kesempatan untuk mengenal istilah medis dan memahami tahapan penanganan pasien. Pengetahuan itu dibutuhkan agar adegan yang melibatkan karakter Tobi tidak sekadar terlihat meyakinkan, tetapi juga menggambarkan prosedur medis secara lebih realistis.

Selain Randy Pangalila, Begu Ganjang dibintangi Nasya Marcella, Dwi Sasono, Alexandra Gottardo, Omara Esteghlal, Moudy Whilhelmina, Mathias Muchus, Rina Sidabutar, Yama Carlos, Shakeel Fauzi, Fatimah Az Zahra, Qory Sandioriva, Rita Matu Mona, Oding Siregar, David Saragih, Yohana Gabe, dan Eduwart Manalu.






 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA